Home News Aceh Ramadhan Festival berakhir, resmi ditutup Menteri Sandiaga Uno
News

Aceh Ramadhan Festival berakhir, resmi ditutup Menteri Sandiaga Uno

Share
Aceh Ramadhan Festival berakhir, resmi ditutup Menteri Sandiaga Uno
Menparekraf RI, Sandiaga Uno saat penutupan Aceh Ramadhan Festival 2024 di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Senin (1/4/2024). FOTO : popularitas.com/Hafiz Erzansyah
Share

POPULARITAS.COM – Aceh Ramadhan Festival yang telah berlangsung sejak 28 Maret 2024 resmi berakhir. Kegiatan yang diselenggarakan oleh dinas kebudayaan dan pariwisata itu, resmi ditutup oleh Menteri Sandiaga Uno, Senin (1/4/2024) di Banda Aceh.

Saat penutupan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno didampingi oleh Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah dan Kepala Disbudpar Aceh, Almunizal Kamal.

Tiba di pintu masuk Masjid Raya Baiturrahman, Sandi beserta rombongan disambut dengan ucapan selamat datang yang dikemas dalam pantun Aceh serta penampilan kelompok pemuda yang melantunkan zikir Dalae Khairat.

Kemudian, ia juga sempat menyaksikan ragam kuliner yang dijajakan di event tersebut, termasuk proses pembuatan bubur Kanji Rumbi dan yang lainnya.

Tak hanya itu, Dewan Pembina PPP tersebut juga sempat mencoba permainan tradisional Bakiak bersama beberapa pemuda di halaman masjid. 

Sandi mengapresiasi event yang selama empat tahun berturut-turut itu selalu masuk ke dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) Kemenparekraf. “Saya berharap, event ini menjadi saya daya tarik wisata religi nomor satu di Indonesia, apalagi destinasi wisata halal nomor satu di dunia adalah Indonesia,” ungkapnya.

Dirinya juga berharap Aceh Ramadhan Festival 2024 dapat membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan pendapatan UMKM, termasuk menciptakan lapangan kerja baru.

“Ini awal kesuksesan pelaksanaan PON di Aceh pada September nanti, pelaku usaha di Aceh segera persiapkan souvenir kreatif semaksimal mungkin agar tidak kehabisan stok nantinya,” jelasnya.

Sebelumnya, Pj Gubernur Aceh, Bustami Hamzah menyebutkan, kegiatan yang berlangsung selama empat hari kemarin ini merupakan sebuah momen bermakna dalam menawarkan konsep spritual dan budaya.

“Pemerintah Aceh terus mendorong penyelenggaraan kegiatan untuk mengangkat berbagai potensi budaya, keunikan dan kekhasan Aceh, termasuk Aceh Ramadhan Festival yang diharapkan mampu menjadi event ciri khas Aceh,” sebutnya.

Ia juga berharap agar Kemenparekraf RI terus mendukung pembangunan dan pengembangan kepariwisataan di Aceh, sehingga semakin maju dan dikenal di mata dunia.

Share
Tulisan Terkait
News

Abu Doto Berpulang

POPULARITAS.COM – Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah atau Abu Doto meninggal dunia...

News

Pemerintah Aceh Prihatin atas Insiden di KMP Aceh Hebat 2

‎‎POPULARITAS.COM –  Pemerintah Aceh menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas insiden yang...

HukumNews

Kemenkum Aceh Desak Bener Meriah Bikin Qanun Perlindungan Alpukat hingga Gula Enau

POPULARITAS.COM –  Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Aceh mendesak Pemerintah Kabupaten...

Lantik Kepengurusan JMSI Aceh 2025-2030, Bang Hendri : Konstituen Dewan Pers paling rapi
News

Lantik Kepengurusan JMSI Aceh 2025-2030, Bang Hendri : Konstituen Dewan Pers paling rapi

POPULARITAS.COM – Ketua Dewan Pakar Hendri CH Bangun, lantik Kepengurusan Pengurus Daerah...