POPULARITAS.COM – Mobil-mobil pabrikan China, kian diminati masyarakat Indonesia. Hal tersebut ditandai dengan ramainya warga membeli produksi kenderaan itu, baik jenis listrik dan konvensional.
Sepanjang Januari-Juni 2026 saja, tercatat 100 ribu unit mobil produksi China terjual di Indonesia. Dibandingkan semester yang sama tahun 2025, terjadi kenaikan 82 persen.
Hal tersebut merupakan data terbaru dari Gabungan Industri Kenderaan Bermotor Indonesia (GAIKINDo).
Pertumbuhan penjualan yang kuat tersebut menjadi salah satu pendorong kenaikan penjualan mobil secara keseluruhan di Indonesia, yang tumbuh 18,3 persen dalam tujuh bulan pertama tahun ini.
Lebih dari separuh penjualan merek-merek China tersebut berasal dari BYD dan Jaecoo, yang masing-masing mencatatkan penjualan sebanyak 29.826 unit dan 20.534 unit. BYD kini menempati peringkat kelima sebagai merek terlaris di Indonesia dengan pangsa pasar 5,8 persen, sementara Jaecoo di posisi kedelapan dengan pangsa 4 persen.
Saat ini terdapat 18 merek kendaraan asal China yang terdaftar di GAIKINDO, termasuk dua di antaranya merupakan pabrikan mobil niaga, yakni FAW dan Farizon. Dari belasan merek tersebut, mayoritas melaporkan pertumbuhan penjualan grosir yang kuat, misalnya BYD yang tumbuh 82 persen hingga Geely yang melonjak 861 persen dalam setahun.
Memasuki paruh kedua tahun ini, sejumlah merek China telah memperkenalkan lini kendaraan baru melalui ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang digelar pada akhir Juli hingga awal Agustus, dengan kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) tetap menjadi salah satu fokus utama.
Selain itu, setidaknya tiga merek baru asal China resmi memasuki pasar Indonesia dalam sebulan terakhir, yakni Zeekr dan Leapmotor yang melakukan debut dalam ajang GIIAS 2026, serta Hongqi yang diperkenalkan pada pekan lalu. Sebagai pendatang baru, Hongqi, yang merupakan merek mobil legendaris asal China, akan meramaikan segmen kendaraan premium di tanah air dengan memperkenalkan SUV listrik Hongqi E-HS9 sebagai model pertamanya.










Leave a comment