POPULARITAS.COM – Tim Nasional Spanyol kembali berhasil menjuarai Piala Dunia 2026 setelah terakhir kali meraih gelar tersebut pada tahun 2010. Keberhasilan ini membuat Timnas Spanyol menjadi perbincangan di kalangan pencinta sepak bola di seluruh dunia.
Tak hanya soal prestasinya di lapangan, sejumlah julukan yang melekat pada Timnas Spanyol juga kembali menarik perhatian para penggemar.
Julukan-julukan tersebut bukan sekadar sebutan, tetapi juga memiliki sejarah dan makna yang mencerminkan identitas serta perjalanan Timnas Spanyol. Lalu, apa saja julukan Timnas Spanyol?
Dalam buku Sepak Bola: Perjalanan Melintasi Lapangan Dunia, Timnas Spanyol paling dikenal dengan julukan La Roja, yang berarti “Si Merah”, sedangkan La Furia Española merupakan julukan historis yang muncul dari identitas dan gaya bermain tim pada era awal mereka.
Sementara sebutan La Selección digunakan dalam bahasa Spanyol untuk merujuk kepada tim nasional, sedangkan istilah Tim Matador lebih dikenal sebagai sebutan populer di luar Spanyol dan bukan julukan utama yang digunakan oleh RFEF (Real Federación Española de Fútbol atau Federasi Sepak Bola Spanyol) atau UEFA.
Nama La Roja sendiri semakin melekat pada timnas Spanyol modern, terutama setelah generasi emas mereka meraih EURO 2008, Piala Dunia 2010, dan EURO 2012.
Asal-Usul Julukan La Furia Española
Sejarah julukan timnas Spanyol berawal dari Olimpiade Antwerpen 1920, yang menjadi debut mereka di turnamen internasional resmi dan berakhir dengan medali perak.
Penampilan penuh semangat dan keberanian membuat tim tersebut kemudian dikenal dengan sebutan La Furia Española atau “Furia Spanyol”.
Istilah furia berkembang menjadi semacam mitos pendiri yang membentuk identitas awal sepak bola Spanyol, sementara kisah José María Belauste yang mencetak gol dengan sundulan dalam laga melawan Swedia turut memperkuat citra tersebut.
Ada pula kisah tentang asal-usul istilah tersebut dikaitkan dengan jurnalis Belanda H. Hollander yang menggambarkan semangat dan keberanian permainan Spanyol dalam laporan dari Antwerpen.
Istilah La Furia Roja juga muncul dalam sejarah identitas tim, dengan RFEF mengaitkannya dengan seragam merah yang dikenakan tim Spanyol di Antwerpen serta semangat permainan mereka.
Seiring waktu, identitas sepak bola Spanyol mengalami perubahan besar hingga memasuki era permainan berbasis penguasaan bola yang kemudian membuat sebutan La Roja semakin populer.
Rangkaian prestasi membuat nama La Roja tidak hanya identik dengan warna seragam, tetapi juga dengan salah satu periode paling sukses dalam sejarah sepak bola internasional.
Perubahan identitas dari La Furia menuju La Roja ini ikut mencerminkan evolusi tim, dari citra permainan yang mengandalkan semangat dan keberanian menuju gaya sepak bola yang lebih mengutamakan teknik dan penguasaan bola.
Menariknya, Luis Aragonés juga disebut UEFA sebagai sosok yang mempopulerkan sebutan La Roja ketika memimpin tim nasional Spanyol, sebelum kemudian generasi tersebut diteruskan Vicente del Bosque hingga mencapai puncak kejayaan di Piala Dunia 2010.
La Selección dan Tim Matador
Sebutan Lain untuk Timnas Spanyol selain La Roja dan La Furia Española, anda juga mungkin menemukan sebutan La Selección ketika membaca berita atau artikel tentang timnas Spanyol.
Istilah ini secara harfiah berarti “tim nasional” atau “seleksi” dalam bahasa Spanyol sehingga penggunaannya lebih bersifat penyebutan umum untuk tim nasional Spanyol daripada julukan khas seperti La Roja.
Federasi Sepak Bola Spanyol atau RFEF sendiri secara konsisten menggunakan istilah La Selección ketika merujuk kepada tim nasional mereka.
Sementara itu, Tim Matador lebih banyak digunakan sebagai julukan populer dalam pemberitaan berbahasa Indonesia untuk menggambarkan timnas Spanyol, tetapi bukan julukan resmi yang menjadi identitas utama mereka. Dalam sumber resmi UEFA, Spanyol disebut La Roja dan La Furia Española.








Leave a comment