Home News Ada Mafia Koordinir Pengemis dan Gelandangan
News

Ada Mafia Koordinir Pengemis dan Gelandangan

Share
Dinsos bersama Satpol PP tertibkan Gepeng | Foto: Antara News
Share

JAKARTA (popularitas.com) – Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan maraknya gelandangan dan pengemis (gepeng) bukan hanya disebabkan faktor ekonomi, tetapi juga karena adanya faktor kejahatan kolektif yang terorganisir oleh pihak-pihak yang disebutnya mafia.

“Mereka dikoordinir atau terorganisir oleh semacam mafia atau kartel, bahkan ada pembagian wilayah,” kata Mensos usai membuka Workshop Nasional Penanganan Gepeng dalam Implementasi Permensos No. 9 Tahun 2018 di Jakarta, Kamis, 22 Agustus 2019.

Lebih lanjut Agus mengatakan, terkait kasus ini sering juga ditemukan keterlibatan atau adanya obat-obat terlarang yang sengaja dari awal diberikan kepada calon-calon gepeng agar mereka mengalami ketergantungan dan mudah dieksploitasi.

“Ini suatu kejahatan dimana mereka menjadikan manusia sebagai komoditas. Melibatkan sewa menyewa anak, menyewa orang dan modus lainnya,” kata Mensos Agus.

Menurut Agus, selain karena dorongan ekonomi dan adanya faktor kejahatan, faktor mentalitas juga menjadi salah satu pemicu munculnya masalah gepeng.

Orang yang menjadikan mengemis sebagai profesi karena mereka ingin jalan pintas untuk mendapatkan uang dengan mudah.

“Ada juga yang jadi gelandangan dan pengemis karena faktor mentalitas, mereka ingin jalan pintas tinggal duduk, minta-minta dan dapat uang. Kebanyakan dari mereka itu justru mendapatkan pendapatan dari gepeng itu cukup tinggi,” tambah dia.

Kemensos memprediksi populasi gepeng di seluruh Indonesia mencapai 77.500 orang yang tersebar di kota-kota besar. Jumlah tersebut fluktuatif karena sulit dilakukan pendataan bahkan cenderung naik pada hari-hari besar seperti hari raya.*

Sumber: Antara News

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Plt. Sekda Aceh Ikuti Entry Meeting Bersama BPK RI

POPULARITAS.COM – Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, mengikuti entry meeting bersama...

News

WALHI Aceh Catat 8.549 Hektare Hutan Rusak akibat Tambang Emas Ilegal

POPULARITAS.COM –Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh mencatat kerusakan kawasan hutan akibat...

News

Tim Gabungan Kembali Padamkan Titik Asap Karhutla di Gampong Drien

POULARITAS.COM – Tim gabungan kembali bergerak melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan...

InternasionalNews

Usai Jual Ganja, Nenek 101 Tahun Ini Dibebaskan karena Terlalu Tua

POPULARITAS.COM – Seorang perempuan berusia 101 tahun ditangkap di Nigeria karena diduga...