Home News Ahli Prediksi Penyebab Ratusan Gajah Mati Misterius
News

Ahli Prediksi Penyebab Ratusan Gajah Mati Misterius

Share
Ilustrasi, Tim identifikasi Polres Aceh Timur memeriksa bangkai gajah sumatra yang mati di kawasan perkebunan sawit di Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, Kamis (21/11/2019). Antara Aceh/HO
Share

JAKARTA (popularitas.com) – Direktur Conservation Response Unit (CRU) Aceh, Wahdi Azmi memprediksi perubahan iklim bisa menjadi faktor penyebab ratusan gajah di Afrika mati misterius.

Sebab, dalam sebuah literatur, dia mengatakan perubahan iklim dapat menciptakan penyakit baru atau memunculkan kembali penyakit lama.

Namun, ia mengaku belum dapat memastikan penyebab kematian ratusan ekor gajah di Botswana.

“Dalam teritori tentang perubahan iklim yang pernah saya baca, itu salah satu yang dikhawatirkan perubahan iklim ini adalah emerging infectious disease atau re-emerging,” ujar Wahdi dalam diskusi virtual TFCA Sumatera, Jumat, 3 Juli 2020.

Wahdi mengatakan salah satu penyakit yang sempat membuat heboh dunia konservasi gajah adalah Elephant endotheliotropic herpesviruses (EEHV). Dia menyebut penyakit itu menyerang gajah muda.

Kala itu, dia menyebut penyakit itu membuat panik seluruh negara yang memiliki gajah. Bahkan, dia berkata sejumlah bayi gajah di Indonesia mati karena infeksi penyakit tersebut.

“Manusia juga punya herpes virus, tapi dia berbeda. Tapi juga mendekam di dalam tubuh manusia sudah ribuan tahun juga. Jadi ini kadang-kadang juga bisa menjadi ganas,” ujarnya.

Di sisi lain, Wahdi mengatakan kematian gajah massal di Indonesia pernah terjadi sekitar awal tahun 2000. Namun, dia menyampaikan seluruh gajah mati karena diracun.

“Tapi yang secara alamiah saya belum pernah tahu,” ujar Wahdi.

Sebelumnya, 350 ekor gajah dikabarkan mati di kawasan konservasi Botswana utara, Afrika, sejak Mei 2020.

Awalnya, hanya 169 kematian gajah yang dilaporkan di Delta Okavango pada awal Mei 2020. Namun, kini jumlahnya meningkat lebih dari dua kali lipat, dengan 70 persen kematian berada di sekitar sumber air pada pertengahan Juni 2020.

Terdapat sejumlah kemungkinan yang menyebabkan kematian massal gajah di Botswana. Kemungkinan pertama adalah keracunan yang diperkirakan diberikan oleh pemburu gading gajah.

Kemungkinan kedua adalah akibat patogen yang belum diketahui. Sebab, sampai saat ini karena pemerintah Botswana belum menguji sampel gajah yang mati itu.

Warga lokal mengatakan sejumlah gajah mati dengan posisi kepala tertunduk ke tanah. Selain itu, warga mengatakan beberapa gajah terlihat berjalan berputar-putar sebelum mati.

Sumber: CNN

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Temui Abang Samalanga, Kapolda Aceh Bahas Sinergi Jaga Kamtibmas dan Dukung Pembangunan

POPULARITAS.COM – Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan bersilaturahmi dengan Ketua DPR Aceh...

Lihat aksi premanisme, warga Aceh bisa telp layanan 110
HukumNews

Polisi Terlibat Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan Dipecat

POPULARITAS.COM – Polda Aceh menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Briptu...

https://popularitas.com/berita/mawardi-nur-diusulkan-jadi-kepala-bpma-oleh-mualem-rekin-minta-tinjau-ulang/
News

Mawardi Nur diusulkan jadi Kepala BPMA oleh Mualem, Rekin Aceh minta tinjau ulang

POPULARITAS.COM – Pengusulan Mawardi Nur sebagai Kepala BPMA oleh Gubernur Muzakir Manaf,...

Ziarah ke Makam Habib Bugak, Dirut Bank Aceh : Kita ingin semangat wakaf beliau jadi teladan
News

Ziarah ke Makam Habib Bugak, Dirut Bank Aceh : Kita ingin semangat wakaf beliau jadi teladan

POPULARITAS.COM – Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, gelar ziarah ke...