POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh mengingatkan masyarakat agar tetap mewaspadai potensi angin kencang yang masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Aceh dalam beberapa hari ke depan.
Prakirawan BMKG Aceh, Indah Sary, mengatakan kondisi atmosfer saat ini masih mendukung terbentuknya cuaca yang dapat memicu hujan disertai angin kencang di beberapa daerah.
“Masih terdapat potensi angin kencang dan gelombang tinggi di wilayah Aceh untuk beberapa hari ke depan,” kata Indah Sary, Sabtu (8/8/2026).
Menurutnya, fenomena tersebut dipengaruhi oleh adanya daerah belokan angin (shearline) dan konvergensi yang terpantau di wilayah Aceh. Selain itu, suhu muka laut yang hangat di Samudra Hindia bagian barat Sumatra meningkatkan proses penguapan sehingga menambah kandungan uap air di atmosfer.
Kondisi tersebut mendukung pembentukan awan konvektif yang berpotensi memicu hujan dan angin kencang, terutama pada sore hingga malam hari.
Ia menyebutkan wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang tiga hari ke depan meliputi Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Aceh Jaya, Pidie, Pidie Jaya, dan Aceh Tengah.
Sementara itu, BMKG tidak mencatat adanya wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang selama periode tersebut.
Meski demikian, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan karena perubahan cuaca dapat terjadi secara cepat.
“Masyarakat diimbau agar berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika cuaca mulai mendung atau terjadi peningkatan kecepatan angin. Pengendara juga diminta mewaspadai potensi pohon tumbang akibat terpaan angin kencang,” ucapnya.
Indah menjelaskan untuk prakiraan cuaca besok, sebagian besar wilayah Aceh diperkirakan berawan. Suhu udara berkisar antara 18 hingga 34 derajat Celsius dengan kecepatan angin bervariasi.
Wilayah Sabang diprakirakan memiliki kecepatan angin tertinggi mencapai sekitar 26 kilometer per jam, sedangkan Banda Aceh sekitar 14 kilometer per jam.
Nelayan dan pengguna transportasi laut diimbau untuk selalu memperhatikan informasi terbaru mengenai tinggi gelombang dan kecepatan angin sebelum melaut atau melakukan pelayaran.








Leave a comment