Home News Arab Saudi Luncurkan Tausiah Ramadan Online di Tengah Wabah Corona
News

Arab Saudi Luncurkan Tausiah Ramadan Online di Tengah Wabah Corona

Share
Ka'bah sepi. (Foto: ayosemarang)
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Menteri Urusan Islam, Dawah, dan Bimbingan Arab Saudi Abdullatif Al-Asheikh mengumumkan peluncuran program tausiah (ceramah) Ramadan secara online di tengah merebaknya wabah corona (Covid-19).

Program itu akan dimulai pada hari ketiga Ramadan dan menawarkan berbagai ceramah pendidikan dan dakwah yang dibagikan di akun media sosial kementerian.

Ceramah fokus pada topik termasuk etiket dan aturan puasa, kebajikan bulan Ramadan, dan pentingnya menyembah Allah SWT sepanjang bulan.

“Kami meluncurkan program Ramadan ini, di mana sekelompok pejabat terkemuka, syekh dan cendekia berpartisipasi sebagai bagian dari peran kementerian dalam memberikan pengetahuan dan dakwah, peran umat Islam dalam berahmal di Bulan Suci ini melalui perbuatan baik,” kata Al-Asheikh seperti dikutip ArabNews.com, Kamis, 23 April 2020.

Program itu hanyalah salah satu program yang diselenggarakan oleh kementerian selama bulan Ramadan melalui cabang-cabangnya di wilayah Kerajaan tersebut.

“Ini adalah bagian dari tugas dakwah kementerian dan menunjukkan keinginannya untuk mempromosikan nilai-nilai luhur dan ajaran islam moderat. Program itu akan dimulai pada hari Minggu dengan kuliah berjudul ‘Ramadan dan Pemurnian Jiwa’,” katanya.

Sebelumnya, Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz bin Saud, membuat keputusan yang cukup mengejutkan. Dia mengizinkan pelaksanaan Salat Tarawih di dua masjid suci, yakni Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah.

Namun, Raja Salman tetap melarang masuknya jemaah ke dalam dua masjid tersebut. Jadi salat dilakukan dengan jumlah orang yang sangat terbatas di halaman mesjid.

Selain itu, Kerajaan Arab Saudi juga membolehkan warga untuk berbelanja dalam batas-batas tertentu agar bisa menikmati bulan Ramadan.

Worldometers.info mencatat hingga kini angka kematian di Arab Saudi akibat wabah Covid-19 baru tercatat tiga orang. Akan tetapi jumlah kasus cukup tinggi, yakni 12.772.

Sumber: Bisnis

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Mualem Panggil Kepala BPMA Bahas Blok Andaman dan Pipa Gas

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memanggil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh...

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...