Home News Banda Aceh Mulai Diselimuti Asap
News

Banda Aceh Mulai Diselimuti Asap

Share
Kabut asap karhutla mulai melanda Aceh. Foto: HO/AJNN | popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Wilayah Kota Banda Aceh mulai terpapar asap yang diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Bahkan pada Jumat (16/10/2026) asap mulai mengaburkan pemandangan, meski belum terlihat mengganggu jarak pandang secara signifikan.

Dari laman AJNN, disebutkan bahwa di sejumlah lokasi menunjukkan asap mulai mengaburkan pemandangan. Sejumlah warga juga tampak mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah maupun berkendara.

Di kawasan Pasar Aceh, gugusan Gunung Seulawah yang biasanya terlihat dari lokasi tersebut, kini tampak tertutup asap.

Kondisi serupa terlihat dari Jembatan Pantee Perak. Gedung Bank Indonesia dan sejumlah bangunan di sekitarnya tampak samar. Pemandangan sejumlah bangunan di kawasan Simpang Lima hingga Jalan Daud Beureueh juga terlihat berkabut.

Sementara itu, berdasarkan pemantauan melalui aplikasi Windy.com, indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) di Banda Aceh sempat berada pada kisaran 120 sampai 126 sekitar pukul 11.17 WIB. Angka tersebut masuk kategori tidak sehat bagi yang sensitif.

Angka tersebut perlu dicermati karena kategori dan dampak AQI bergantung pada skala serta sumber data yang digunakan. Untuk memastikan tingkat risiko kesehatan bagi masyarakat, diperlukan pula rujukan dari instansi pemantau kualitas udara yang berwenang.

Senada itu, Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh menggelar rapat darurat bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menyikapi penurunan kualitas udara yang diduga dipengaruhi asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengatakan rapat koordinasi lintas instansi tersebut dijadwalkan berlangsung selepas salat Jumat. Pertemuan itu membahas langkah penanganan serta upaya mengurangi risiko kesehatan akibat memburuknya kualitas udara.

Sementara itu,mDinas Perhubungan (Dishub) Aceh mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat berkendara menyusul kondisi asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai berdampak pada sejumlah wilayah.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, mengatakan asap karhutla tidak hanya mengganggu kualitas udara, tetapi juga dapat mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Pengendara diimbau menyesuaikan kecepatan kendaraan dengan kondisi jalan dan jarak pandang,” kata Teuku Faisal, Jumat (16/10/2026).

Ia juga meminta pengendara menyalakan lampu dekat, termasuk pada siang hari, agar kendaraan lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lainnya. Pengendara juga diminta menjaga jarak aman, menghindari pengereman mendadak, serta tidak memaksakan diri mendahului kendaraan lain.

Selain itu, masyarakat yang berkendara menggunakan mobil disarankan menutup jendela dan menggunakan AC dalam mode resirkulasi untuk mengurangi masuknya udara luar yang tercemar asap.

“Hindari perjalanan yang tidak mendesak. Jika asap menghalangi pandangan secara signifikan, menepi di tempat aman dan jangan melanjutkan perjalanan sampai kondisi memungkinkan,” ucapnya.

Selain itu, aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, kata dia, masih berjalan normal.

“Hari ini laporan yang kami peroleh dari Bandara SIM, penerbangan belum terdampak. hari ini bandra SIM melayani 19 pergerakan pesawat dan situasi masih normal dan lancar,” ucapnya.

Sementara itu, penerbangan di Bandara Malikussaleh, Aceh Utara, batal sejak Rabu hingga Jumat hari ini. Penerbangan di Bandara tersebut biasanya, dijadwalkan beroperasi setiap Senin, Rabu, Kamis, Jumat, dan Ahad.

Namun, kepastian operasional penerbangan tetap bergantung pada kondisi asap di wilayah tersebut.

“Operasional penerbangan bergantung situasi asap juga belum bisa dipastikan,” ucapnya.

Gangguan penerbangan juga terjadi di Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah. Menurut laporan Dishub Aceh, penerbangan Susi Air pada Kamis, 15 Oktober 2026 dibatalkan.

Sementara itu, pesawat yang terbang dari Bandara Internasional Kualanamu (KNO), Sumatera Utara, menuju Gayo Lues pada hari ini terpaksa kembali ke bandara asal atau return to base (RTB) karena kondisi asap di wilayah Gayo Lues.

“Normalnya belum bisa ditentukan. Sangat bergantung kondisi cuaca dan dampak asap,” ucapnya.

 

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Penyebab Visa Ditolak, Periksa sebelum Mengajukannya

POPULARITAS.COM – Pengajuan visa tidak selalu berjalan lancar jika pemohon kurang cermat...

KesehatanNews

Risiko Kesehatan yang Mengintai Saat Sering Makan Makanan Instan

POPULARITAS.COM – Makanan instan sering jadi pilihan praktis bagi banyak orang karena...

News

Larang Pilot WNI Mendarat di Tel Aviv, Indonesia Kecam Israel

POPULARITAS.COM – Pemerintah Indonesia mengecam kebijakan Israel yang melarang awak pesawat dari...

News

Angkasa Pura Pastikan Penerbangan Bandara SIM Belum Terdampak Kabut Asap

POPULARITAS.COM – Angkasa Pura Indonesia memastikan hingga saat ini penerbangan di Bandara...