Home Teknologi Bandara SIM Batasi Operasional, Per Hari Hanya 5 Penerbangan
Teknologi

Bandara SIM Batasi Operasional, Per Hari Hanya 5 Penerbangan

Share
Imigrasi layani pelaku perjalanan luar negeri di Bandara SIM
Bandara SIM Blang Bintang, Aceh Besar. Foto Ist
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Manajemen Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh, membatasi waktu dan jumlah penerbangan dari tanah rencong. Hal ini, guna mengantisipasi penyebaran virus corona.

Pihak manajemen hanya mengurangi tiga penerbangan dari biasanya sebanyak delapan kali penerbangan per hari. Sehingga, saat ini hanya lima peenerbangan yang diizinkan.

Selain itu, waktu operasional juga dibatasi, yang awalnya mulai Pukul 06.00 WIB hingga 22.00 WIB menjadi pukul 08.00 WIB sampai 18.00 WIB. Executive General Manager Bandara SIM, Indra Gunawan pihaknya tetap siaga penuh, melayani berbagai penerbangan termasuk pengangkutan cargo bantuan alat alat medis dan kesehatan, penanganan kesehatan hingga pengangkutan sampel infection substance Covid-19.

“Sekarang penerbangan hanya 5 fligh saja, berkurang 3 dari biasanya. Selain penerbangan sipil, Bandara SIM siaga penuh mengantisipasi adanya alternatif untuk pendaratan darurat dan penerbangan yang mengangkut sampel infection substance Covid-19 serta pintu bagi penerbangan yang mengangkut logistik ke Aceh,” kata Indra saat dikonfirmasi, Senin, 6 April 2020.

Indra mengatakan setiap personel yang bertugas di bandara dibekali dengan prosedur-prosedur pencegahan penyebaran Covid-19. Kemudian melaksanakan protokol penanganan Covid-19 di area dan transportasi publik sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah.

Protokol tersebut, kata dia secara konsisten dijalankan oleh PT Angkasa Pura II hingga hari ini dan seterusnya sampai virus corona hilang. “Dengan menjalankan protokol tersebut kami berharap bandara SIM dapat turut memutus mata rantai penyebaran sekaligus mendukung upaya dalam mengatasi COVID-19,” ujar Indra Gunawan.

Sementara itu, data akumulatif Covid-19 di Aceh berdasarkan laporan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 dari 23 kabupaten/kota. Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) hingga saat ini terus bertambah. Hingga Minggu (5/4), jumlah ODP mencapai 1.228 di Aceh.

Hal ini tidak terlepas dari jumlah kedatangan warga dari berbagai daerah terjangkit di Indonesia dan sejumlah negara ke Aceh. Untuk itu, mereka yang berstatus ODP diminta untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. (dani)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Teknologi

PURA 90s, Ponsel terbaru Huawei dilengkapi kamera 200 MP dan teknologi AI canggih

POPULARITAS.COM – Ponsel Pura 90s, resmi dijual di pasaran Indonesia. Smartphone canggih...

NewsTeknologi

Operator Wajib Beri Pilihan, Karena Kuota Internet Tak Boleh Hangus

POPULARITAS.COM – Sisa kuota internet yang sudah dibayar pelanggan kini tidak boleh...

NewsTeknologi

ITS Rancang Alat Pendeteksi Gempa Berbasis AI yang Bisa Dipasang di Rumah

POPULARITAS.COM – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya membuat alat pendeteksi gempa...

NewsTeknologi

Kisah Sim Wong Hoo, Bocah Kampung yang Jadi Miliarder Teknologi Singapura

POPULARITAS.COM – Sim Wong Hoo seorang anak yang tumbuh dari keluarga sederhana...