Home News Belum ada tanda-tanda kenaikan harga TBS kelapa sawit di Abdya
News

Belum ada tanda-tanda kenaikan harga TBS kelapa sawit di Abdya

Share
Sempat Rp3.500, kini harga sawit di Aceh Utara anjlok Rp1.600 perkilogram
Pekerja mengumpulkan kelapa sawit di Desa Mulieng Manyang, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, Aceh, Rabu (3/11/2021). ANTARA FOTO/Rahmad
Share

POPULARITAS.COM – Harga jual Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani Aceh Barat Daya (Abdya) sekitar Rp1.500 per kilogram meski keran ekspor Crude Palm Oil (CPO) telah dibuka.

Salah seorang petani sawit di Kecamatan Kuala Batee, Abdya, Khaidir mengatakan hingga saat ini belum ada tanda-tanda kenaikan harga TBS kelapa sawit di tingkat petani.

Menurutnya, jika harga TBS masih dikisaran Rp1.500 per kg, maka dikhawatirkan kebun-kebun milik petani tidak terurus dengan baik menyusul biaya perawatan dan pemupukan cukup tinggi tidak sebanding dengan pendapatan.

“kita berharap harga TBS kembali naik seperti dulu di atas Rp2.500 per kg,” katanya, dikutip dari laman Antara, Sabtu (11/6/2022).

Pengusaha pemegang Surat Pesanan (SP) di Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT. Mon Jambe-Babahrot, Abdya. Yusran Adek saat di hubungi wartawan membenarkan harga tampung TBS ditingkat petani saat ini masih berkisar Rp1.500/kg.

“Iya benar, harga TBS kelapa sawit sekarang kita beli ditingkat petani Rp 1.500/kg, ditingkat pabrik, ditampung dengan harga Rp1.770 hingga Rp1.800/kg. Masih murah,” kataYusran Adek.

Menurut dia, sebelum larangan ekspor CPO ditutup Pemerintah, harga TBS di tingkat petani Abdya mencapai Rp 2.800 hingga Rp 2.900/kg ditingkat petani. Sementara di tingkat pabrik mencapai Rp3.000 hingga Rp.3.200/kg.

“Kalau kita bandingkan dengan harga sekarang ada penurunan pendapatan petani mencapai Rp1.300/kg, jadi,  pantas saja petani sawit mengeluh karena biaya perawatan kebun dan biaya pemupukan sawit itu cukup besar,” katanya.

Ia berharap kepada Pemerintah agar menstabilkan kembali harga TBS seperti sebelumnya agar ekonomi petani menjadi meningkat dan kebun -kebun sawit milik masyarakat di pedesaan selalu dipupuk dan dirawat dengan baik setiap saat.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Mualem Panggil Kepala BPMA Bahas Blok Andaman dan Pipa Gas

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memanggil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh...

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...