Home News Bencana di Aceh mulai bergeser dari banjir ke karhutla
News

Bencana di Aceh mulai bergeser dari banjir ke karhutla

Share
Aceh butuhkan pembentukan Daops Manggala Agni
Petugas BPBD Nagan Raya bersama sejumlah personel TNI, Polri dan Brimob melakukan pengawasan dan pemadaman api di lokasi kebakaran lahan di kawasan Desa Krueng Itam, Kecamatan Tadu Raya, Senin (6/7/2020) ANTARA/HO-Dok. BPBD Aceh Barat
Share

POPULARITAS.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memaparkan bahwa tren kejadian bencana di Provinsi Aceh mulai bergeser dari banjir menjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan meski tidak memiliki lahan gambut yang luas, Aceh merupakan wilayah yang rawan karhutla.

“Karena memang hari tanpa hujan di Aceh cukup panjang, dan hutan-hutan yang ada di Aceh pada posisi kering sehingga sedikit saja terpercik, apakah itu puntung rokok ataupun kondisi-kondisi yang dipengaruhi oleh faktor manusia pada umumnya, sangat gampang memicu kebakaran hutan dan lahan,” kata dia, dikutip dari laman Antara, Selasa (20/6/2023).

Ia memaparkan bahwa faktanya, Aceh bukan termasuk provinsi prioritas, karena secara historis daerah yang rawan karhutla dengan proporsi lahan gambut yang tidak cukup besar.

Wilayah dengan dominan gambut, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

“Meskipun Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur juga dominan lahan gambut, tetapi di beberapa hari ke belakang masih cukup dominan hujan sehingga kejadian-kejadian karhutla tidak signifikan,” ujar Abdul.

BNPB mencatat bencana di Indonesia terjadi 1.759 kali. Karhutla mulai mendominasi sebanyak 144 kali, meskipun secara umum ini masih didominasi oleh banjir, cuaca ekstrem, dan tanah longsor karena masih dalam akhir periode La Nina di awal 2023.

“Sejak awal Mei, proporsi kejadian banjir sudah mulai imbang dengan karhutla yang mendominasi ini sebanyak kali, banjir yang cuma tiga kali dan cuaca ekstrem puting beliung yang saat ini sudah terjadi sembilan kali, yang diiringi hujan dan tidak ada hujan sama sekali,” katanya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Pemerintah Aceh Prihatin atas Insiden di KMP Aceh Hebat 2

‎‎POPULARITAS.COM –  Pemerintah Aceh menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas insiden yang...

HukumNews

Kemenkum Aceh Desak Bener Meriah Bikin Qanun Perlindungan Alpukat hingga Gula Enau

POPULARITAS.COM –  Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Aceh mendesak Pemerintah Kabupaten...

Lantik Kepengurusan JMSI Aceh 2025-2030, Bang Hendri : Konstituen Dewan Pers paling rapi
News

Lantik Kepengurusan JMSI Aceh 2025-2030, Bang Hendri : Konstituen Dewan Pers paling rapi

POPULARITAS.COM – Ketua Dewan Pakar Hendri CH Bangun, lantik Kepengurusan Pengurus Daerah...

News

BGN Usul Anak Keluarga Kaya Tak Lagi Terima MBG

POPULARITAS.COM – Program makan bergizi gratis (MBG) yang menjadi salah satu program...