Home News BMKG: Pulau Simeulue Rawan Gempa dan Tsunami
News

BMKG: Pulau Simeulue Rawan Gempa dan Tsunami

Share
Papua Nugini Diguncang Gempa Magnitudo 7,3
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memasang 13 sensor pendukung sistem peringatan dini gempa dan tsunami di wilayah Provinsi Aceh (Ilustrasi). (Antara)
Share

JAKARTA (popularitas.com) – Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono mengatakan Pulau Simeulue di Provinsi Aceh merupakan wilayah yang rawan gempa bumi dan tsunami.

“Kawasan Pulau Simeulue memang sangat rawan gempa dan tsunami. Catatan sejarah menunjukkan beberapa gempa kuat pernah terjadi di wilayah ini,” kata Daryono di Jakarta, Selasa, 7 Januari 2020.

Dia merincikan berdasarkan data BMKG tercatat pada 4 Januari 1907 Pulau Simeulue diguncang gempa berkekuatan magnitudo 7,6 yang memicu tsunami.

Baca: Kaca Kantor MPU Simeulue Pecah Akibat Gempa

Guncangan gempa saat itu dirasakan hingga ke Pariaman, Air Bangis, Natal, Siborongborong, Bagansiapiapi, Sidikalang, Barus, Tandjungbalai, dan Sibolga.

Gempa tersebut dalam waktu singkat menimbulkan tsunami hingga menyebabkan kerusakan di Pulau Simeulue.

Tsunami teramati di seluruh Pantai Aceh, Teluk Tapanuli, Kepulauan Mentawai, Gunungsitoli, Barus, Meulaboh, dan Pulau Tello. Catatan mengenai terjadinya tsunami juga dilaporkan di Pelabuhan Telukbayur, Padang.

Baca: Laporan Kepala BPPD Simeulue usai Gempa 6,4 SR

Dampak tsunami menyebabkan timbulnya korban jiwa sebanyak 400 orang meninggal dunia.

Selain itu, tercatat gempa di wilayah yang sama pada 2 November 2002 dengan magnitudo 7,2 yang bersumber di zona megathrust.

Selain menimbulkan kerusakan bangunan rumah, gempa itu juga mengakibatkan beberapa orang meninggal dan puluhan orang luka-luka.

Catatan lain menunjukkan terjadi gempa kuat yang mengguncang Simeulue pada 20 Februari 2008 dengan magnitudo 7,3. Gempa juga berpusat di zona megathrust Simeulue yang menimbulkan kerusakan dan menelan korban jiwa empat orang meninggal dunia.

Sebelumnya gempa bumi dengan magnitudo 6,4 yang diperbarui menjadi 6,1 mengguncang Simeulue pada Selasa (7/1) pukul 13.05.18 WIB.

Episenter terletak pada koordinat 2.3 LU dan 96.32 BT, tepatnya di laut pada jarak 19 km arah selatan Kota Sinabang, Kabupaten Simeulue, Aceh, pada kedalaman 20 km.

Gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menghunjam ke bawah Lempeng Eurasia di zona megathrust.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini dipicu penyesaran naik (thrust fault) yang merupakan ciri khas gempa megathrust.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami. Guncangan gempa dirasakan hingga ke Medan Sumatera Utara. (ANT)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
HeadlineNewsSepakbola

Torres Antar Spanyol Juara Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Kesabaran, disiplin, dan kecerdasan taktik akhirnya membawa Spanyol kembali ke...

InternasionalNews

AS Cabut Larangan TikTok di Perangkat Pemerintah setelah Restrukturisasi

POPULARITAS.COM – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menyatakan, aturan yang mewajibkan penghapusan...

EkonomiNews

Bertemu Menlu Wang Yi, Menko Airlangga Dorong Kemitraan Strategis hingga Investasi Hijau

POPULARITAS.COM – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menggelar pertemuan...

InsfrastrukturNews

Pemerintah Aceh Percepat Kegiatan Tambahan TKD Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh terus mempercepat pelaksanaan kegiatan Tambahan Transfer ke Daerah...