Home News BNPB: Delapan kecamatan di Simeulue tergenang banjir
News

BNPB: Delapan kecamatan di Simeulue tergenang banjir

Share
BNPB: Delapan kecamatan di Simeulue tergenang banjir
Ilustrasi, prajurit TNI memantau banjir di Bireum Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (4/11/2022). ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi
Share

POPULARITAS.COM – Sebanyak delapan kecamatan di Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh tergenang banjir pada Rabu (14/12/2022). Adapun delapan kecamatan antara lain Kecamatan Simeulue Timur, Teupah Selatan, Teupah Tengah, Teupah Barat, Teluk Dalam, Salang, Alafan dan Simeulue Barat.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Kamis (15/12/2022) mengatakan, kejadian ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah terdampak sekitar pukul 09.10 WIB.

Hasil kaji cepat sementara, sebut Muhari, terdapat 377 rumah warga yang terdampak banjir. Selain itu, dilaporkan juga terdapat satu unit sarana pendidikan yang ikut terdampak.

Berdasarkan pantauan visual di lapangan, kata dia, tinggi muka air mencapai 110 sentimeter. Hal ini menyebabkan sedikitnya 36 jiwa terpaksa mengungsi. Kondisi banjir ini juga berdampak pada jalan penghubung antar kecamatan yang sempat menghambat mobilitas warga sekitar.

“Tim BPBD Kabupaten Simeulue segera menerjunkan tim reaksi cepat ke lokasi terdampak. Koordinasi antar lintas instansi terkait juga terus dijalin guna melakukan evakuasi dan penanganan darurat,” ujarnya.

Dia menyampaikan bahwa wilayah sekitar Simeulue masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan. Hal ini sebagaimana informasi prakiraan cuaca BMKG pada Kamis (15/12/2022).

BNPB menghimbau pemerintah daerah dan masyarakat dapat lebih meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Salah satunya, melalui penyampaian informasi secara berjenjang hingga diterima oleh perangkat daerah di tingkat RT/RW mengenai waspada peringatan dini hujan.

“Penguatan diseminasi informasi peringatan dini bertujuan untuk mengantisipasi risiko bahaya sehingga bisa menjadi pertimbangan langkah mitigasi yang harus diambil sebelum terjadi bencana,” pungkasnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EdukasiNews

Peringati Hardikda Aceh, Rektor USK Tegaskan Pendidikan Bukan Hanya Mengejar Angka dan Prestasi

POPULARITAS.COM – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Profesor Mirza Tabrani, mengingatkan agar pendidikan...

News

Serapan TKD Bencana Sangat Rendah, Bupati Pidie Jaya Murka

POPULARITAS.COM – Serapan anggaran recovery pasca bencana Hidrometeorologi Pidie Jaya bersumber dana...

KriminalitasNews

Polisi Amankan Mobil Diduga Angkut 600 Liter Bio Solar Subsidi di Banda Aceh

POPULARITAS.COM –  Polisi mengamankan sebuah mobil Kia Travello yang diduga mengangkut sekitar...

News

Kejati Aceh Tangani Sembilan Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi

POPULARITAS.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menangani penyidikan sembilan kasus dugaan tindak...