POPULARITAS.COM – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Banda Aceh memastikan seluruh takjil yang dijual di kawasan Jalan Garuda, Banda Aceh aman untuk dikonsumsi.
Kepastian ini diperoleh usai melakulkan inspeksi mendadak (sidak) dan uji laboratorium lapangan di Banda Aceh, Jumat (27/02/2026).
“Ada 60 sampel kita uji dan Alhamdulillah hasilnya memenuhi syarat,” kata Kepala BPOM Aceh, Riyanto.
Riyanto mengatakan, pengujian dilakukan terhadap sejumlah parameter bahan berbahaya seperti boraks, formalin, metanil yellow, dan rhodamin B.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, kata Riyanto, tidak ditemukan kandungan bahan berbahaya.
“Sehingga takjil yang dijual dinyatakan aman,” ujarnya.
Riyanto menambahkan, hasil positif ini tidak terlepas dari upaya edukasi yang telah dilakukan BPOM dalam beberapa tahun terakhir kepada masyarakat dan pelaku usaha, khususnya UMKM, agar menggunakan bahan baku dan bahan tambahan pangan yang aman.
“Masyarakat sekarang sudah lebih peduli dan memahami bahaya penggunaan pewarna tekstil maupun formalin. Itu terlihat dari hasil sampling tadi, tidak ada yang positif mengandung bahan berbahaya,” jelasnya.
Selain pengawasan takjil, BPOM Aceh juga akan memperluas pemeriksaan terhadap pangan olahan, termasuk paket kebutuhan menjelang Lebaran. Pemeriksaan akan menyasar produk retail, baik di toko modern maupun pedagang di pinggir jalan.
“Kami akan cek juga produk pangan olahan dan paket Lebaran. Biasanya ini menjadi peluang bagi oknum yang tidak bertanggung jawab. Kami akan bongkar, cek, dan awasi bersama,” pungkasnya.











Leave a comment