POPULARITAS.COM – Sebagai hasil transformasi digital dalam merespons tantangan digitalisasi di industri perbankan, Bank Syariah Indonesia (BSI) telah meluncurkan SuperApp BYOND by BSI pada November 2024 lalu.
Aplikasi ini sengaja dirancang dengan fitur yang lebih lengkap, menghadirkan layanan finansial, sosial dan spritual dalam satu platform yang lebih bersahabat dengan keamanan yang sangat terjaga.
Singkatnya agar bisa lebih mudah dipahami, penggunaan BSI Mobile Banking (M-banking) yang ada saat ini ke depannya bakal dialihkan, dan para nasabah akan menggunakan BYOND untuk melakukan transaksi digital.
Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar mengatakan, kehadiran BYOND by BSI mempertegas komitmen berkelanjutan BSI untuk terus memperkuat transformasi digital guna meningkatkan layanan perbankan syariah.
“Selain itu, juga untuk mendukung upaya pemerintah dalam memacu peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di tanah air,” ujarnya.
Sementara, Regional CEO BSI Aceh, Wachjono menyebutkan, BYOND merupakan sebuah inovasi terbaru dalam dunia perbankan digital yang dirancang untuk memberikan pengalaman perbankan yang lebih praktis, aman, dan efisien.
Aplikasi terbaru dari BSI ini merupakan platform digital yang mengintegrasikan berbagai layanan perbankan dalam satu aplikasi yang mudah digunakan.
“Untuk melakukan aktivasi juga sangat mudah, aplikasi ini bisa diunduh di PlayStore untuk android atau di AppleStore untuk pengguna I-Phone atau yang menggunakan sistem iOS,” ungkapnya.
“Dengan fitur-fitur unggulan yang ada di SuperApp BYOND by BSI, kami berharap dapat mempermudah kegiatan finansial masyarakat secara digital,” katanya.
Wachjono menjelaskan, BYOND didesain untuk memberikan pengalaman perbankan yang lebih intuitif dan relevan, khususnya yang ingin proses transaksi serba cepat,aman dan mudah.
Selain itu, BYOND by BSI sekaligus menjadi pembeda dari BSI Mobile, yaitu pengkinian teknologi, modernisasi tampilan aplikasi (New UI/UX), re-branding, metode kerja baru dan ekosistem.
BYOND juga dibangun dengan berbagai lapisan keamanan untuk melindungi nasabah. Pertama, untuk aktivasi, nasabah harus memasukkan PIN dan data kartu debit mereka.
Kedua, BYOND menerapkan fraud detection system (FDS) yang dapat mengenali pola transaksi anomali. Ketiga, BYOND dilengkapi dengan hardware security module (HSM). “Ini adalah teknologi tinggi yang digunakan untuk melindungi PIN dan data nasabah dalam bentuk yang sangat aman,” katanya.
Proses keamanan BYOND pun sangat ketat. Setiap fitur melewati beragam uji coba grey box, white box, dan black box penetration test untuk memastikan bahwa tidak ada celah yang bisa dieksploitasi oleh pihak tidak bertanggung jawab.
“Aplikasi ini tidak hanya menghadirkan kemudahan dalam bertransaksi, tetapi juga menjanjikan keamanan tinggi berkat teknologi terbaru yang diterapkan,” sebut Wachjono.
Setiap transaksi yang dilakukan di BYOND dijamin aman dan terlindungi dengan sistem keamanan berlapis. Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa tenang dan nyaman bagi nasabah yang melakukan transaksi keuangan secara digital.
“BYOND Adalah langkah besar dalam transformasi digital di dunia perbankan syariah Indonesia. Kami sangat antusias untuk melihat bagaimana aplikasi ini dapat berkontribusi bagi masyarakat Aceh, yang telah dikenal sangat kental dengan nuansa religius dan adat istiadat yang kuat,” jelasnya.
“Kami yakin aplikasi ini akan sangat diterima karena menawarkan layanan perbankan yang sesuai dengan prinsip syariah yang adil dan transparan,” sambung Wachjono lagi.
Selain memberi kenyamanan dalam melakukan transaksi keuangan, BYOND juga dirancang untuk mendukung inovasi digital di sektor perbankan. Dengan akses ke berbagai fitur digital, nasabah dapat lebih mudah mengelola keuangan mereka dengan efisien. “Kehadiran BYOND menjadi bagian dari upaya BSI untuk terus berinovasi dan memberikan solusi perbankan yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.








