Home Internasional Claudia Sheinbaum, presiden perempuan pertama terpilih secara demokratis di Meksiko
Internasional

Claudia Sheinbaum, presiden perempuan pertama terpilih secara demokratis di Meksiko

Share
Claudia Sheinbaum, presiden perempuan pertama terpilih secara demokratis di Meksiko
Claudia Sheinbaum, presiden terpilih perempuan pertama Meksiko. ANTARA/Anadolu.
Share

POPULARITAS.COM – Institut Pemilihan Umum (NEI) Meksiko, resmi mengumumkan Claudia Sheinbaum sebagai pemenang pemilu di negara tersebut. Politisi perempuan tersebut, berhasil menang dengan perolehan suara 58 persen mengalahkan rival-rivalnya.

Pengumuman tersebut disampaikan oleg NEI berdasarkan hasil hitung cepat di 170 TPS di seluruh negara tersebut, Minggu (2/6/2024).

Badan pemilihan umum Meksiko tersebut memulai proses hitung awal setelah lebih dari 170 ribu TPS ditutup pukul 6 sore waktu setempat, Minggu (2/6).

Berdasarkan hitung cepat, Sheinbaum meraih lebih dari 58 persen suara, mengalahkan calon presiden perempuan lain, Xochitl Galvez Ruiz yang mendapat hanya sekitar 26,6–28,6 persen suara, dan Jorge Alvares Maynes yang mendapat 9,9–10,8 persen suara.

Selain itu, INE juga menjalankan sistem Program Hasil Pemilu Awal (PREP) yang membolehkan masyarakat Meksiko mengetahui secara langsung perkembangan hasil pemilu berdasarkan penghitungan suara yang dilaporkan petugas TPS.

Penghitungan suara melalui sistem PREP juga menunjukkan kemenangan Sheinbaum yang mendapat lebih dari 59 persen suara. Sistem tersebut juga menunjukkan Galvez Ruiz hanya mendapat 29 persen suara dan Maynes mendapat kurang dari 11 persen.

Shenibaum yang berasal dari partai berkuasa Morena (Gerakan Regenerasi Nasional), sebelumnya terus berada di posisi pertama dalam sejumlah survei calon presiden menjelang pemilu.

Dengan hasil awal pemilu yang menunjukkan kemenangannya, Sheinbaum akan menjadi penerus Andres Manuel Lopez Obrador, yang juga berasal dari Partai Morena, pada 1 Oktober 2024.

Presiden Meksiko menjabat selama enam tahun dan tidak boleh dipilih kembali setelahnya.

Sementara itu, Galvez Ruiz meragukan hasil hitung awal yang disampaikan INE. Dalam pernyataannya di media sosial, ia mewanti-wanti akan adanya potensi kecurangan pemilu. “Suaranya sudah ada. Jangan biarkan mereka menyembunyikan suara kita,” ucap Galvez Ruiz.

INE baru akan memulai penghitungan suara final berdasarkan distrik pada 5 Juni sebelum menyatakan presiden terpilih secara resmi nantinya.

Share
Tulisan Terkait
Internasional

Iran dan Amerika kembali saling serang, harga minyak naik 1 persen

POPULARITAS.COM – Situasi di Iran tan kunjung membaik. Dampaknya pun kian terasa,...

Sebut Iran kembangkan Nuklir, Peru putuskan hubungan diplomatik dengan Iran
Internasional

Sebut Iran kembangkan Nuklir, Peru putuskan hubungan diplomatik dengan Iran

POPULARITAS.COM – Peru menuding Iran kembangkan Nuklir dan tidak bersedia bekerja sama...

InternasionalNews

Badan Intelijen Ukraina Ungkap Identitas 8 WNI yang Jadi Tentara Rusia

Badan Intelijen Ukraina Ungkap Identitas 8 WNI yang Jadi Tentara Rusia POPULARITAS.COM...

InternasionalNews

Usai Jual Ganja, Nenek 101 Tahun Ini Dibebaskan karena Terlalu Tua

POPULARITAS.COM – Seorang perempuan berusia 101 tahun ditangkap di Nigeria karena diduga...