Home Internasional Demi Uang Pensiun, Jenazah Ayah Disimpan 2,5 Tahun di Freezer
InternasionalNews

Demi Uang Pensiun, Jenazah Ayah Disimpan 2,5 Tahun di Freezer

Share
Ilustrasi Freeer. Foto : Net.
Share

POPULARITAS.COM –  Kepolisian Yunani menangkap pria berusia 55 tahun di Kota Mystras, wilayah Peloponnese, Yunani, usai kedapatan menyimpan jenazah bapaknya di dalam freezer selama 2,5 tahun demi terus mencairkan uang pensiun sang ayah.

Dilaporkan oleh kantor berita Ana pada 5 Agustus 2026, aksi nekat tersebut terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan.

Dikutip dari Straits Times, awalnya pria itu sempat menyampaikan kepada penyidik bahwa ayahnya pindah ke Athena.

Namun, aparat kepolisian justru menemukan jenazah mendiang di dalam freezer ruang bawah tanah bekas hotel yang kini diubah menjadi tempat tinggal.

Kepada polisi, pria berusia 55 tahun itu mengaku bahwa ayahnya—yang seharusnya kini genap berusia 90 tahun—meninggal dunia karena sebab alami.

Ibu awetkan jenazah anak pakai AC

Kasus lain tentang pengawetan jenazah secara ilegal oleh keluarga sendiri juga terjadi di Taiwan.

Wanita berusia 75 tahun asal Distrik Ruifang, New Taipei City, menyimpan jenazah putrinya di dalam apartemennya selama enam tahun. Wanita yang dikenal sebagai Li ini menjaga kondisi jenazah dengan menyalakan pendingin ruangan (AC) tanpa henti.

Kasus ini terungkap setelah Li menghubungi pekerja sosial karena merasa tidak lagi mampu merawat jenazah putrinya. Ia diduga mengalami stroke serta kesulitan keuangan yang membuatnya kesulitan membayar tagihan listrik.

Hal tersebut mendorongnya untuk akhirnya menceritakan kondisi sebenarnya kepada pihak berwenang.

Menurut laporan Sinchew Daily News, jenazah yang telah menjadi mumi itu ditemukan dalam keadaan dilapisi minyak. Li mengaku bahwa selain menjaga suhu ruangan tetap dingin, ia juga menyeka tubuh jenazah putrinya setiap hari untuk mengawetkannya.

Li menjelaskan bahwa keputusan menyimpan jenazah ini diambil karena permintaan mendiang putrinya sendiri, yang ingin dimakamkan tujuh tahun setelah kematiannya.

Sejak putrinya meninggal dunia, Li terus tinggal di apartemen lantai tiga seorang diri selama sekitar tujuh hingga delapan tahun terakhir.

Kepala Desa Ji’an di Distrik Ruifang, Xie Yongchang, mengatakan bahwa ia tidak pernah melihat keberadaan putri Li.

Menurutnya, Li dikenal sebagai sosok yang jarang berkomunikasi dengan tetangga dan lebih banyak menyendiri. Bahkan, ketika Xie beberapa kali mencoba mengunjungi Li pada 2024 untuk memberikan hadiah festival bagi lansia, ia tidak pernah dibukakan pintu.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

23 Unit Rumah Warga Bener Meriah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

POPULARITAS.COM – Angin puting beliung menerjang sejumlah permukiman warga di Kecamatan Bukit,...

News

Kasal Ungkap Alasan Kapal Induk Pertama RI Bernama KRI Sriwijaya

POPULARITAS.COM – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menjelaskan...

NewsOlahraga

Prabowo Ucapkan Selamat atas Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2026

POPULARITAS.COM –  Presiden Prabowo Subianto mengucapkan selamat kepada tim bulu tangkis beregu...

HukumNews

Ombudsman Temuka Sel Mewah hingga Alphard di Lapas Cibinong

POPULARITAS.COM – Sejumlah fasilitas yang berada di kawasan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas...