POPULARITAS.COM – Pemerintah Jepang menegaskan pentingnya hubungan bilateral dengan Amerika Serikat (AS) bagi perdamaian dan stabilitas global, menyusul hasil pemilihan paruh waktu atau midterm elections AS yang menunjukkan Partai Demokrat meraih keuntungan besar atas Partai Republik.
Juru Bicara Pemerintah Jepang, Minoru Kihara, mengatakan hasil pemilu tidak akan mengubah secara drastis aliansi Jepang dan AS, terutama dalam menjaga stabilitas kawasan maupun dunia.
“Aliansi Jepang dan AS tetap penting untuk perdamaian dan stabilitas global, terlepas dari hasil pemilihan paruh waktu AS,” kata Kihara, dikutip dari Kyodo News, Rabu (4/11/2026).
Di tengah perkembangan politik di Washington, Kihara juga mengatakan pemerintah Jepang akan terus memantau pergerakan pasar keuangan dengan cermat.
“Kami akan memantau pasar dengan rasa urgensi yang tinggi,” pungkasnya.
Jepang merupakan salah satu sekutu militer utama AS di Asia. Salah satu negara di Asia Timur tersebut menjadi lokasi penempatan sekitar 50.000 personel militer AS berdasarkan perjanjian pertahanan bersama kedua negara.
Hasil sementara pemilu sela diproyeksikan memberikan kendali Kongres AS kepada Partai Demokrat. Perkembangan ini menjadi pukulan politik bagi Presiden AS Donald Trump dan Partai Republik.
Media AS memproyeksikan Partai Demokrat akan mengamankan 53 kursi senat, sedangkan Partai Republik diperkirakan memperoleh 42 kursi. Penghitungan suara di sejumlah daerah pemilihan masih berlangsung.
Sedangkan untuk di DPR AS yang memiliki 435 kursi, Partai Demokrat juga diproyeksikan meraih sedikitnya 218 kursi. Jumlah tersebut merupakan ambang batas untuk menguasai mayoritas di majelis rendah Kongres AS.
Perolehan tersebut berpotensi besar mengubah peta kekuatan politik di Washington dan memengaruhi agenda pemerintahan Trump ke depannya.









Leave a comment