Home News Demonstrasi di Gedung DPR RI ricuh, polisi tangkap 15 demonstran
News

Demonstrasi di Gedung DPR RI ricuh, polisi tangkap 15 demonstran

Share
Demonstrasi di Gedung DPR RI ricuh, polisi tangkap 15 demonstran
15 orang ditangkap saat aksi demonstrasi di DPR, salah satunya terdapat pelajar. FOTO : Beritasatu.com/Andrew Tito
Share

POPULARITAS.COM – Buntuh kericuhan yang terjadi saat aksi demontrasi di Gedung DPR RI, Senin (25/8/2025), petugas kepolisian menangkap 15 orang. Para pelaku diamankan dengan dalih terlibat dalam bentrokan dan perusakan fasilitas umum.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyebut, para peserta aksi ditangkap karena mencoba menerobos masuk ke kawasan parlemen dan melakukan aksi vandalisme.

“Total ada 15 orang diamankan, terdiri dari empat pelajar SMA/SMK dan 11 orang lainnya yang diduga berasal dari kelompok anarko,” jelas Kombes Pol Susatyo Purnomo kepada wartawan, Senin (15/8/2025).

Empat pelajar yang diamankan diketahui masih berstatus siswa aktif. Sedangkan 11 orang lainnya merupakan remaja hingga dewasa, dengan latar belakang sebagai pekerja lepas, buruh, hingga pengangguran.

Polisi menyita sejumlah barang yang dicurigai dapat digunakan untuk aksi anarkis. Meski belum dirinci, barang-barang tersebut dianggap membahayakan keamanan saat unjuk rasa berlangsung.

“Para pelajar ini kita amankan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Pihak sekolah dan orang tua akan kami panggil untuk pembinaan,” tambahnya.

Kelompok demonstran menyebut diri mereka sebagai Seruan Aksi One Piece, membawa bendera Merah Putih dan spanduk bergambar karakter anime populer One Piece. Tuntutan mereka meliputi pembubaran DPR, pengesahan RUU Perampasan Aset, penolakan komersialisasi pendidikan, penghentian praktik politik dinasti.

Menariknya, meski membawa simbol unik, demonstran tidak membawa poster atau spanduk tuntutan seperti biasanya.

Situasi memanas saat massa mulai mendorong pagar besi DPR, merusak barikade beton jalur TransJakarta, dan melempari aparat dengan batu.

Polisi akhirnya merespons dengan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa yang mulai bergerak ke arah jalur tol dalam kota.

Suasana baru kondusif sekitar pukul 13.30 WIB setelah aparat tambahan dari Brimob dan TNI dikerahkan.

“Siapa pun yang terbukti melakukan perusakan dan melawan aparat akan diproses hukum. Kami imbau adik-adik mahasiswa dan pelajar agar menyampaikan aspirasi secara damai,” tegasnya.

Kericuhan ini kembali menyoroti keterlibatan pelajar dan kelompok nonmahasiswa dalam unjuk rasa. Fenomena ini bukan kali pertama terjadi di ibu kota, terutama saat muncul isu-isu strategis yang dibahas di parlemen.

Aparat sebelumnya telah mengantisipasi potensi bentrokan dengan menyiagakan ratusan personel serta pengamanan berlapis di sekitar DPR.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Mualem Panggil Kepala BPMA Bahas Blok Andaman dan Pipa Gas

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memanggil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh...

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...