Home Headline Di luar Prediksi, Arus Balik Di Aceh Sudah Terpantau Ramai pada H+4
Headline

Di luar Prediksi, Arus Balik Di Aceh Sudah Terpantau Ramai pada H+4

Share
Ilustrasi: Ruas jalan Banda Aceh-Meulaboh terganggu akibat satu pohon tumbang di kawasan Gunung Paro pekan lalu | Foto: BPBA
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Arus balik menuju Kota Banda Aceh awalnya diprediksi akan terjadi H+5 lebaran atau Minggu 9 Juni. Namun terpantau pada Sabtu, 8 Juni 2019 (H+4), kendaraan mulai memadati sejumlah jalan nasional menuju arah Banda Aceh.

Kendaraan roda dua dan roda empat dari Sumatra Utara yang melintas di utara-timur Aceh tampak ramai lancar. Begitu juga lintasan barat-selatan Aceh, kendaraan yang bergerak ke arah Banda Aceh tingkat volumenya tinggi.

Dihubungi popularitas.com, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Pehubungan Aceh (Dishub) Nizarli mengatakan, saat ini diperkirakan 4.000 sampai 5.000 kendaraan bergerak menuju Banda Aceh.

Selain pemudik, mobil dan motor yang melintas tersebut kebanyakan kendaraan pelancong dari berbagai daerah yang hendak berlibur ke Banda Aceh dan Sabang.

“Hari ini itu udah mulai balik. Tadi saya pantau lintasan di beberapa titik udah mulai tinggi volume kendaraan, kebanyakan kendaraan pribadi. Mungkin berlibur ada juga ya,” katanya.

Secara umum, sebutnya, pelintas datang dari Medan, Sumatra Utara dan beberapa kota lainnya di Sumatra. Selain banyak kendaraan pribadi, dijalanan juga terlihat kendaraan penumpang umum yang penuh oleh pemudik.

“Angkutan pibadi memang masih mendominasi. Terutama jarak-jarak 100 kilometer,” ungkapnya.

Sementara, untuk kelancaran pemudik dan pelintas lain yang menuju ibu kota Serambi Mekkah, pihak Dishub Aceh membuka beberapa titik posko alat berat untuk mengantisipasi tanah longsor.

Mengingat tingginya angka kendaraan di jalanan utara-timur dan barat-selatan Aceh, Nizarli menghimbau agar pelintas lebih mengutamakan keselamatan. Kendaraan cukup padat dari arah Medan menuju Aceh, terutama di wilayah utara-timur Aceh, sehingga untuk menyalip pun perlu berhati-hati.

“Untuk kita menyalip saja rasanya sulit. Karena kan di Aceh ini jalannya kecil ya, lalulintas masih campuran, jadi perlu berhati-hati,” pungkasnya. (ASM)

Share
Tulisan Terkait
Headline

Proyek rehab Krueng Meureudu di Pidie Jaya dikerjakan Kementrian PU senilai Rp717 miliar

POPULARITAS.COM – Krueng Meureudu salah satu daerah aliran sungai (DAS) di Pidie...

Puluhan murid SDN Lampoh Saka Pidie dikeluarkan dari sekolah, Kepsek : Tidak bisa masuk Dapodik
EdukasiHeadline

Daftar SD di Pidie yang keluarkan siswa baru akibat benturan aturan kementrian

POPULARITAS.COM – Ternyata, tidak hanya SDN 1 Lampoh Saka, yang terpaksa keluarkan...

BKN setujui M Nasir mutasi sebagai asisten I Setda Aceh
Headline

Sekda Aceh M Nasir diberhentikan jabatannya

POPULARITAS.COM – M Nasir, diberhentikan jabatannya oleh sebagai Sekda Aceh, oleh Presiden...

Grebek pabrik uang palsi, Pold Metro Jaya sita Rp36 miliar
HeadlineKriminalitas

Grebek pabrik uang palsu, Polda Metro Jaya sita Rp36 miliar

POPULARITAS.COM – Pabrik uang palsu digrebek personel Polri dari Polda Metro Jaya....