Home News DPRK sahkan RAPBK Banda Aceh 2022 senilai Rp 1,3 triliun
News

DPRK sahkan RAPBK Banda Aceh 2022 senilai Rp 1,3 triliun

Share
DPRK Banda Aceh mengesahkan RAPBK tahun anggaran 2022 di Gedung dewan setempat, Jumat (19/11/2021) malam. (IST)
Share

POPULARITAS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh mengesahkan Rancangan Qanun (Raqan) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) Banda Aceh tahun anggaran 2022. Nominalnya senilai Rp 1,3 triliun lebih, tepatnya Rp 1.374.271.730.417.

Kelima fraksi legislatif, yakni Fraksi PKS, Fraksi PAN, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Gerindra, Fraksi Bersama Nasdem-PNA, serta Fraksi PPP dan PA pun telah menyatakan persetujuannya terhadap raqan tersebut dalam sidang paripurna yang berlangsung di gedung dewan, Jumat (19/11/2021) malam.

Kesepakatan antara kedua belah pihak ditandai dengan penandatangan Berita Acara Persetujuan atau Memorandum of Understanding (MoU) oleh Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dan Ketua DPRK Farid Nyak Umar berserta dua wakil ketua; Usman dan Isnaini Husda.

Dalam sambutannya, Wali Kota Aminullah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota dewan yang telah menyelesaikan pembahasan Raqan APBK Banda Aceh 2022.

“Selanjutnya, masih ada satu tahapan lagi, yaitu evaluasi yang dilakukan oleh Gubernur Aceh yang membutuhkan waktu selambat-lambatnya selama 15 hari kerja,” kata dia.

Pada kesempatan tersebut, Aminullah juga menyatakan beban dan tanggung jawab Pemko Banda Aceh pada 2022 sangat berat. Hal ini disebabkan semakin terbatasnya kemampuan keuangan daerah.

“Kami telah melakukan upaya penghematan belanja melalui rasionalisasi program dan kegiatan SKPK dengan menitikberatkan pada aspek prinsip hemat, efisien, dan efektif sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan keuangan daerah,” ujar Aminullah.

Dalam pembelanjaan dana transfer selama ini, kata dia, diprioritaskan dan diarahkan untuk pembelanjaan pembangunan yang berdampak multiplier effect. Sementara untuk pembelanjaan rutin yang cenderung tidak produktif harus dihindari dengan melakukan upaya penghematan.

“Di sisi lain, pemerintah kota juga terus berupaya meningkatkan pendapatan daerah khususnya yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang selama ini sempat tersendat akibat dilanda pandemi Covid-19,” ujarnya lagi.

Aminullah kemudian menyampaikan ringkasan APBK Banda Aceh Tahun Anggaran 2022. Pendapatan Daerah direncanakan sebesar Rp 1.374.271.730.417, mengalami peningkatan sebesar Rp 54.760.244.071, atau 4,15 persen dari pendapatan daerah tahun sebelumnya.

“Peningkatan tersebut bersumber dari pendapatan transfer baik yang berasal dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Aceh,” sebut Aminullah.

Adapun belanja daerah direncanakan sebesar Rp1.378.971.730.417, naik Rp. 60.760.244.071, atau 4,61 persen dibanding 2021.

“Kenaikan belanja ini menyesuaikan dengan peningkatan pendapatan dimana alokasinya sebagian besar merupakan belanja earmarked atau belanja yang sudah ditetapkan peruntukannya,” ujar Aminullah.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

POPULARITAS.COM – Polemik pengelolaan gas di Wilayah Kerja South Andaman oleh Mubadala...

News

Terjebak di Area Bekas Karhutla, 2 Orang Utan di Sampit Dievakuasi

POPULARITAS.COM – Dua orang utan berhasil diselamatkan tim gabungan Balai Konservasi Sumber...

Gubernur Muzakir Manaf dan Ketua DPR Aceh rapat koordinasi bahas potensi bencana hidrometeorologi
News

Gubernur Muzakir Manaf dan Ketua DPR Aceh rapat koordinasi bahas potensi bencana hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri rapat koordinasi bersama Gubernur Aceh...

News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...