Home News Sosial dan Budaya Drama pendek China raih pendapatan Rp184 triliun 
Sosial dan Budaya

Drama pendek China raih pendapatan Rp184 triliun 

Share
Drama pendek China tengah menjadi fenomena global. (Channel News Asia (CNA)/Channel News Asia (CNA))
Share

POPULARITAS.COM – Drama pendek China yang kerap lewat di branda Tiktok, Facebook dan bahkan Instagram, kini telah mewabah secara global. Bahkan, industri tersebut mampu raih laba di tahun 2025 capai Rp184 triliun.

Umumnya, drama pendek China ini tayang melalui aplikasi mikrodrama global terkenal seperti ReelShort, DramaBox, ShortMax, FlickReels, dan StardustTV dan bisa diakses melalui berbagai perangkat gawai seperti ponsel pintar, tablet, hingga laptop. Sehingga bisa ditonton di mana saja dan kapan saja.

Dilansir dari China Daily Asia, Senin (17/11/2025) menurut laporan terbaru yang dirilis oleh firma riset dan konsultasi teknologi Omdia yang berbasis di London, drama cerita pendek berseri yang biasanya berdurasi hanya dua hingga tiga menit per episodenya diproyeksikan menghasilkan pendapatan global sebesar US$ 11 miliar atau sekitar Rp 184 triliun pada 2025.

Selain populer dan meraup pendapatan besar di China, drama pendek China ini juga telah berekspansi besar di banyak negara di dunia. Amerika Serikat (AS), Jepang, Korea Selatan, Inggris, Australia, Brasil, dan Thailand.

Berdasarkan laporan pasar global yang dirilis oleh platform intelijen periklanan, SocialPeta, pada paruh pertama 2025, AS memimpin pasar internasional di luar China dalam perolehan pendapatan dan jumlah unduhan aplikasi drama mikro.

Pertumbuhan ini didorong oleh kemauan konsumen yang kuat untuk membayar, nilai bisnis yang tinggi, lingkungan konsumsi hiburan yang matang, dan tingkat pendapatan yang tinggi.

Setelah AS, ada India, Indonesia, Brasil, dan kawasan lain di Asia Tenggara dan Amerika Latin tercatat sebagai negara yang berada dalam daftar unduhan aplikasi drama mikro terbanyak pada paruh pertama pada tahun ini.

Masih dari laporan yang sama, adanya peningkatan unduhan ini terutama disebabkan oleh ketersediaan internet yang tinggi dan banyaknya anak-anak muda yang ingin menikmati tontonan drama yang menghibur, menenangkan dan sesuai dengan kehidupan modern yang serba cepat, menurut laporan tersebut.

Karen Teo, wakil presiden Google untuk bidang kemitraan platform dan perangkat di Asia Pasifik mengakui saat ini tren drama pendek China tengah menjadi fenomena global.

“Dari segi data di platform kami seperti Google Play hal yang menarik sejak 2024 adalah kami dapat membuka kategori baru untuk drama pendek yang berasal dari China. Kami melihat tren yang meningkat secara global. Ini bukan hanya di China, tetapi juga tren bersama di pasar lain. Ini benar-benar menciptakan fenomena global,” jelas Karen.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
NewsSosial dan Budaya

Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Drama Ibu dan Anak Sarat Emosi

POPULARITAS.COM – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan drama keluarga melalui film Takkan Kubiarkan...

NewsSosial dan Budaya

Pemerintah Aceh Raih Tiga Penghargaan pada Forum Pemred Multimedia Award 2026   

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh kembali mencatatkan capaian di tingkat nasional dengan meraih...

NewsSosial dan Budaya

Menjelajahi Australia Barat Lewat Berbagai Destinasi Kuliner yang Menarik

POPULARITAS.COM –  Australia Barat menghadirkan lebih dari sekadar pemandangan alam yang memukau. Kawasan...

NewsSosial dan Budaya

Fadli Zon Sebut Indonesia Masih Butuh 10.000 Layar Bioskop

POPULARITAS.COM – Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkapkan Indonesia masih membutuhkan sekitar 10.000...