Home News Edukasi Dua Dosen UIN Ar-Raniry Masuk Daftar Top 2% Scientist Dunia 2025
EdukasiNews

Dua Dosen UIN Ar-Raniry Masuk Daftar Top 2% Scientist Dunia 2025

Share
Prof Muhammad Siddiq Armia (bidang Hukum dan Pendidikan) serta Prof Mursyid Djawas (bidang Sejarah dan Studi Historis).Dua dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh masuk daftar Top 2% Scientist Worldwide atau single-year 2025 yang dirilis tim Stanford University bekerja sama dengan penerbit Elsevier.
Share

POPULARITAS.COM – Dua dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh masuk daftar Top 2% Scientist Worldwide atau single-year 2025 yang dirilis tim Stanford University bekerja sama dengan penerbit Elsevier.

Rilis tersebut mencatat 209 peneliti Indonesia, termasuk lima nama dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Dari UIN Ar-Raniry, tercatat Prof Muhammad Siddiq Armia (bidang Hukum dan Pendidikan) serta Prof Mursyid Djawas (bidang Sejarah dan Studi Historis).

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amin Suyitno, mengatakan kehadiran lima ilmuwan PTKIN dalam daftar itu menunjukkan transformasi mutu riset dan kolaborasi internasional di kampus keagamaan negeri berjalan di jalur tepat.

Selain capaian individu, UIN Ar-Raniry juga menempati peringkat pertama kinerja riset di luar Jawa dan posisi keempat nasional dalam SCImago Institutions Rankings (SIR) 2025 yang dirilis April 2025 lalu. UIN Ar-Raniry menjadi satu-satunya PTKIN yang masuk lima besar nasional, bersanding dengan Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman, menyebutkat hasil tersebut sebagai bukti komitmen peningkatan kualitas tata kelola riset di kampus.

“Ini adalah hasil kerja keras sivitas akademika. Kami terus mendorong budaya riset berkualitas di berbagai bidang,” kata Prof Mujiburrahman dalam keterangganya, Rabu (24/9/2025).

Adapun peringkat Top 2% Scientist disusun tim Prof John P A Ioannidis dari Stanford dengan basis data Scopus, menggunakan indikator seperti sitasi, indeks H, dan pengaruh co-authorship. Rilis tahun ini diterbitkan pada 19 September 2025.

Kemenag mencatat, pada 2023–2024 hanya ada satu nama dari PTKIN dalam daftar. Tahun ini meningkat menjadi lima, menandai lonjakan prestasi signifikan. “Capaian ini lahir dari fondasi tata kelola riset yang kuat, pendampingan publikasi, serta kolaborasi lintas negara,” kata Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam, Arskal Salim.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Sahiron, menambahkan, “Lima nama di 2025 adalah sinyal kuat bahwa PTKIN siap melangkah lebih jauh. Target kita bukan sekadar masuk daftar, tetapi memastikan riset berdampak pada literasi, moderasi beragama, dan sains terapan,” ungkapnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Dekranasda Aceh Berkomitmen Promosikan Kriya dan Wastra Aceh

POPULARITAS.COM – Dekranasda Aceh berkomitmen untuk terus mempromosikan kriya dan wastra karya...

News

Buka MTQ Nasional 2026, Menag Berharap Lahirkan Sikap Qurani

POPULARITAS.COM – Menteri Agama Nasaruddin Umar resmi membuka  Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)...

News

Banyak bangunan liar, normalisasi Krueng Meureudu terkendala, Bupati Pidie Jaya : Saya harap warga bisa kerja sama

POPULARITAS.COM – Pemerintah pusat terus pacu percepatan normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS)...

News

Deviasi Realisasi APBA Masih 7,91 Persen, Abang Samalanga Warning Plt Sekda Aceh

POPULARITAS.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadhli, mengingatkan Sekretaris Daerah...