Duka untuk Cianjur

Senin, 21 November 2022, Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG) mencatat terjadi gempa dangkal di provinsi Jawa Barat, persisnya di Kabupaten Cianjur. Peristiwa alam yang tercatat dalam seismograf milik lembaga itu, kekuatan laksa 5,6 SR. 

Dampaknya luar biasa, timbulkan korban jiwa, ribuan luka, dan ratusan ribu kehancuran rumah warga, serta puluhan ribu masyarakat terpaksa tinggal di penampungan sementara. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, setidaknya hingga Selasa (22/11/2022), 268 orang dipastikan meninggal akibat bencana itu.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyebutkan, dari 268 korban itu, 122 jenazah telah berhasil diidentifikasi, dan sisanya masih dalam tahap pencarian. 

BNPB juga mencatat jumlah korban luka berat mencapai 1.083 orang, dan jumlah pengungsi mencapai 58.362 jiwa. Jumlah rumah yang rusak berat mencapai 6.570 unit, dan 12.641 alami rusak ringan dan sedang.

Tentu, kita semua merasa prihatin, dan sedih atas musibah yang dialami saudara-saudara kita di Cianjur, Jawa Barat. Dibutuhkan respon cepat pemerintah guna melakukan kordinasi dalam penanganan bantuan, dan juga mengobati warga yang terluka.

Besarnya korban yang meninggal akibat gempa itu, juga menjadi pengingat bagi kita semua, pentingnya mitigasi bencana, agar dapat meminimalkan korban. Dari informasi yang ada, struktur bangunan masyarakat di Cianjur jadi salah satu penyebab banyaknya warga yang tertimpa bangunan, hingga sebabkan tewas, dan luka-luka.

Dibutuhkan solidaritas nasional dari seluruh komponen bangsa, untuk membantu masyarakat di Cianjur yang hari ini tengah alami musibah dan cobaan dari Allah Subhanawata’ala. Doa kita semua, semoga penangananan musibah dapat berjalan dengan baik, semua intansi pemerintah provinsi, kabupaten, saling bahu membahu menyelamatkan korban yang saat ini masih di rawat di rumah sakit.

Duka kita semua untuk warga Cianjur, kita percaya, solidaritas masyarakat dan bangsa ini, akan mencurahkan perhatiannya untuk membantu sesama. Dalam banyak musibah, sikap saling tolong menolong kerap diuji, dan terlihat betapa semangat membantu sesama tak lekang dari budaya nusatara. T

etap kuat, dan tabah jalani cobaan, kami akan datang membantu masyarakat disana lewat berbagai cara. Masyarakat Cianjut, kalian tidak sendirian, kami selalu berada bersama kalian. (***EDITORIAL)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.