Home Internasional Emir Kuwait bubarkan parlemen hasil Pemilu
Internasional

Emir Kuwait bubarkan parlemen hasil Pemilu

Share
Emir Kuwait bubarkan parlemen hasil Pemilu
Emir Kuwait Mishal Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah (kiri). ANTARA/Xinhua
Share

POPULARITAS.COM – Parlemen Kuwait hasil Pemilu pada April 2024, resmi dibubarkan oleh Emir Kuwait Mishal Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah. Pembubaran dilaksanakan berdasarkan dekrit yang dikeluarkan pada Jumat (10/5/2024).

“Berdasarkan kepentingan tertinggi negara, kami memerintahkan hal-hal berikut: pertama, membubarkan parlemen, dan kedua, menangguhkan berlakunya sejumlah klausul konstitusi untuk jangka waktu tidak lebih dari empat tahun,” demikian isi dalam dekrit tersebut yang dibacakan melalui Kuwait Central Television.

Selain itu, Emir Kuwait memutuskan sejumlah kekuasaan parlemen akan dialihkan kepada emir dan pemerintah.

Seperti yang dinyatakan pemimpin kerajaan Kuwait dalam pidatonya setelah pembubaran parlemen, dia menegaskan bahwa pihaknya “tidak akan membiarkan demokrasi digunakan untuk menghancurkan negara.”

Pemilihan umum awal parlemen Kuwait diadakan pada tanggal 4 April untuk kelima kalinya dalam dua tahun di tengah konflik antara cabang eksekutif dan legislatif negara tersebut.

Share
Tulisan Terkait
Internasional

Iran dan Amerika kembali saling serang, harga minyak naik 1 persen

POPULARITAS.COM – Situasi di Iran tan kunjung membaik. Dampaknya pun kian terasa,...

Sebut Iran kembangkan Nuklir, Peru putuskan hubungan diplomatik dengan Iran
Internasional

Sebut Iran kembangkan Nuklir, Peru putuskan hubungan diplomatik dengan Iran

POPULARITAS.COM – Peru menuding Iran kembangkan Nuklir dan tidak bersedia bekerja sama...

InternasionalNews

Badan Intelijen Ukraina Ungkap Identitas 8 WNI yang Jadi Tentara Rusia

Badan Intelijen Ukraina Ungkap Identitas 8 WNI yang Jadi Tentara Rusia POPULARITAS.COM...

InternasionalNews

Usai Jual Ganja, Nenek 101 Tahun Ini Dibebaskan karena Terlalu Tua

POPULARITAS.COM – Seorang perempuan berusia 101 tahun ditangkap di Nigeria karena diduga...