Home Headline Foto Presiden dan Wapres di DPRA Dicetak dari Bahan Kain Spanduk
HeadlineNews

Foto Presiden dan Wapres di DPRA Dicetak dari Bahan Kain Spanduk

Share
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Foto Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang akan dipajang di gedung DPR Aceh, menggunakan bahan kertas spanduk, dan bukan dari kertas foto pada umumnya.

Saat ditemukan di ruang Badan Anggaran (Banggar), sebagian petugas disana sedang memotong dan hendak memasukkan ke dalam bingkai. Namun, foto tersebut belum sempat di pasang di dinding ruang kerja anggota DPR Aceh.

Mengetahui hal itu, Kasubag Perlengkapan DPR Aceh, Safrizal membantah jika foto yang sedang dipotong itu untuk dipajang. Ia berkilah, foto tersebut untuk kepentingan spanduk. Ia pun terkejut saat melihat langsung foto itu hendak dimasukkan ke bingkai.

“Itu kan karena sudah tercetak duluan dan mereka memotong itu mau disesuaikan. Entah siapa yang minta tidak tau juga. Tidak bisa dipakai foto itu,” katanya saat dikonfirmasi, Kamis, 24 Oktober 2019.

Pihaknya akan mengecek kembali siapa yang memesan foto yang berbahan spanduk tersebut. Menurutnya, DPR Aceh tidak mungkin menggunakan bahan spanduk untuk memajang foto presiden dan wakil presiden.

Selama ini, pihaknya selalu menggunakan kertas foto dengan kualitas standar untuk di pajang di dinding ruang anggota dewan. Namun, atas temuan itu, pihaknya sudah mencetak ulang dari kertas foto untuk dipajang di dinding.

“Tapi itu tidak mungkin kita pakai, bahan (spanduk) seperti itu untuk foto negara tidak pernah kita pakai, ada standarnya. Tetap kertas foto yang dipakai dan sudah kita pesan cuma belum siap,” sebutnya.

Safrizal menjelaskan, foto presiden berbahan spanduk itu ada miskomunikasi antara petugas. Seharusnya, foto tersebut digunakan untuk spanduk, tapi petugas malah memotong foto presiden dan wakil presiden untuk dijadikan foto pajangan.

Kata dia, ada yang tidak memahami dan mengkonfirmasi ke pihaknya sebelum foto-foto tiba di sana. “Ada miskomunikasi (mungkin iya) mungkin ada kesalahan,” ujarnya. (DRA)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Wali Nanggroe Minta Status Blang Padang Diselesaikan Berdasarkan Bukti Sejarah dan Hukum

POPULARITAS.COM – Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al-Haythar meminta penyelesaian status historis...

EkonomiNews

Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini Penjelasan dan Daftar 25 Merek yang Disebut Palsu

POPULARITAS.COM – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap temuan 25 merek...

News

Pemkab Pidie Jaya Perkuat Sinergi Percepat Respons Hadapi Karhutla

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, memperkuat sinergi antarinstansi guna merespon...

News

Hujan Ekstrem Terjang Hainan China, 42.000 Warga Terpaksa Mengungsi

POPULARITAS.COM –  Lebih dari 42.000 warga harus dievakuasi dari sejumlah wilayah berisiko...