Home Internasional Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Tibet, 16 Orang Tewas dan 46 Luka-luka
InternasionalNews

Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Tibet, 16 Orang Tewas dan 46 Luka-luka

Share
Seismograf Gempa. Foto : HO | popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 mengguncang wilayah terpencil Tibet, China, dan menewaskan sedikitnya 16 orang serta melukai 46 lainnya. Gempa yang terjadi pada Kamis (22/10/2026) malam waktu setempat itu juga menyebabkan lebih dari 300 rumah roboh atau rusak.

Kantor berita pemerintah China, Xinhua, melaporkan bahwa petugas masih mengevaluasi kerusakan akibat gempa, sementara upaya penanganan darurat dan penyelamatan korban terus berlangsung. Stasiun televisi pemerintah China, CCTV, melaporkan 46 orang mengalami luka-luka, termasuk 11 orang yang menderita luka serius.

Berdasarkan keterangan pejabat setempat, sebanyak 339 rumah dilaporkan roboh atau mengalami kerusakan. Rekaman yang ditayangkan CCTV memperlihatkan kepanikan warga ketika gempa terjadi.

Sejumlah pekerja terlihat berlarian keluar dari restoran, sementara berbagai barang berjatuhan dari rak-rak supermarket akibat guncangan. Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menyebutkan pusat gempa berada di kawasan pegunungan, sekitar 190 kilometer di timur laut Nagqu dan 390 kilometer di timur laut Lhasa, ibu kota wilayah otonom Tibet.

Gempa tersebut terjadi pada kedalaman relatif dangkal, sekitar 10 kilometer, sehingga berpotensi menimbulkan kerusakan signifikan di wilayah terdampak. Berdasarkan laporan yang dilansir dari AFP, pusat gempa berada di wilayah Maru, Baqen.

Wakil kepala wilayah Maru, Lhawang Dagpo, mengatakan guncangan terasa kuat hingga ke kantor pemerintahan setempat dan menyebabkan retakan pada dinding bangunan. Menurut laporan Xinhua, layanan listrik dan telekomunikasi di pusat wilayah Baqen juga mengalami gangguan akibat gempa.

Pemerintah setempat mengaktifkan respons darurat bencana gempa bumi tingkat III untuk menangani dampak bencana tersebut. Upaya penyelamatan dan penanganan korban terus dilakukan. Xinhua melaporkan lebih dari 300 personel kepolisian telah dikerahkan untuk membantu operasi darurat.

Sementara itu, korps pemadam kebakaran dan penyelamatan di wilayah tersebut mengirimkan 347 personel ke daerah terdampak. Hingga laporan tersebut disampaikan, petugas masih mendata kerusakan dan melanjutkan upaya penyelamatan.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Kemlu Pastikan 49.000 Jemaah Umrah Indonesia di Arab Saudi dalam Kondisi Aman

POPULARITAS.COM – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan 49.000 jemaah umrah Indonesia...

News

6 Perusahaan Kena Sanksi Kemenhut Imbas Karhutla

POPULARITAS.COM – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menjatuhkan sanksi administratif kepada enam perusahaan yang...

News

Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Wagub Fadhlullah Perkuat Akses Keuangan Daerah

POPULARITAS.COM – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), menghadiri Rapat Koordinasi Nasional...

News

Mukarramah Fadhlullah Salurkan Bantuan Ikan untuk Santri di Kabupaten Pidie

POPULARITAS.COM – Memperingati Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober, Wakil...