Home News Gubernur Mualem Minta Bupati/Walikota se-Aceh Siapsiaga Terhadap Potensi Bencana
News

Gubernur Mualem Minta Bupati/Walikota se-Aceh Siapsiaga Terhadap Potensi Bencana

Share
Mei 2025, Mualem resmikan pabrik karet milik adik Prabowo di Aceh Barat
Gubernur Aceh Muzakir Manaf. FOTO : popularitas.com/Fauzan
Share

POPULARITAS.COM – Intensitas curah hujan diprediksi meningkat selama tiga bulan ke depan. Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) meminta seluruh Bupati/Walikota se-Aceh melakukan upaya terpadu kesiapsiagaan masyarakat pada wilayah Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh.

“Langkah itu perlu dilakukan untuk mengantisipasi dampak dari peningkatan intensitas curah hujan yang akan terjadi selama kurun waktu 3 (tiga) bulan ke depan,” kata Gubernur Mualem melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, di Banda Aceh, Kamis (17/92026).

Permintaan Gubernur Mualem ini sesuai dengan Informasi Prediksi Curah Hujan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas II Aceh. BMKG menginformasikan pada Oktober sampai dengan Desember 2026 terpantau curah hujan dengan intensitas menengah dan tinggi di wilayah Kabupaten/Kota Provinsi Aceh

Gubernur Mualem juga menyampaikan imbauannya secara tertulis kepada seluruh Bupati/Walikota melalui suratnya bernomor: 300.2/11114 bertanggal 14  September  2026. Surat itu, ditandatangani Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taufik atas nama Gubernur Aceh.

BMKG juga menyebutkan dua bentuk kesiapsiagaan dalam mengantisipasi dampak intensitas hujan. Untuk wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan rendah, perlu melakukan konservasi dan penghematan air (penggunaan air bijak, perbaikan kebocoran), membangun infrastruktur resapan air (biopori, sumur resapan, embung), melakukan penyesuaian sektor pertanian ke varietas tahan kering (palawija, irigasi tetes), serta mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Sedangkan wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan tinggi – sangat tinggi, perlu melakukan tindakan kesiapsiagaan yaitu melakukan pembersihan lingkungan dan drainase melalui gotong royong, menyiapkan Tas Siaga Bencana (TSB) berisi dokumen penting dan perlengkapan dasar, menjaga keamanan kelistrikan dan aset (matikan listrik, naikkan barang berharga), serta memantau informasi peringatan dini BMKG dan siap melakukan evakuasi.

Sebelumnya, Gubernur Mualem, juga telah meyampaikan imbauannya untuk mewaspadai potensi bencana sebab saat ini sudah memasuki musim hujan. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul keprihatinannya atas musibah banjir dan longsor di kawasan tengah Aceh,

“Gubernur menyampaikan bahwa bencana hidrometeorologi yang terjadi setahun lalu membuat tanah di kawasan bencana belum kokoh dan labil,” ujarnya.

Mualem juga menekankan pentingnya sinergi dan dukungan seluruh unsur Forkopimda Aceh, termasuk TNI dan Polri, bersama pemerintah kabupaten/kota, dan instansi terkait, serta perguruan tinggi negeri dan swasta. Kolaborasi dinilai penting untuk memperkuat kesiapsiagaan, mempercepat respons di lapangan, dan memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas bersama.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Kapolres Abdya : Vape Bisa Jadi Celah Penyalahgunaan Narkoba

POPULARITAS.COM – Penggunaan rokok elektrik atau vape yang semakin marak, mendapat perhatian...

News

Banjir di Aceh Selatan Belum Surut, Genangan Capai 130 Cm

POPULARITAS.COM – Banjir masih menggenangi sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Selatan hingga...

News

2 Hektar Ladang Ganja Siap Panen di Tangse Dimusnahkan

POPULARITAS.COM – Ladang ganja siap panen seluas 2 hektar dipergunungan Tangse Pidie...

News

Ratusan Petani dan Mahasiswa Geruduk PT CA di Abdya

POPULARITAS.COM – Ratusan petani bersama mahasiswa menggeruduk kantor PT Cemerlang Abadi (PT...