Home News Hari Anti Narkotika Internasional 2025, ini harapan Ketua DPR Aceh Zulfadhli
News

Hari Anti Narkotika Internasional 2025, ini harapan Ketua DPR Aceh Zulfadhli

Share
Ketua DPR Aceh minta sekda patuhi koreksi Mendagri atas APBA 2026
Ketua DPR Aceh Zulfadhli. FOTO : HO popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Setiap tanggal 26 Juni, dunia peringatan hari anti narkotika internasional (HANI). Acara ini juga dilangsungkan berbagai instansi penegak hukum di Indonesia. Berbagai kegiatan dilakukan sebagai bentuk penyadaran dan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba bagi generasi muda dan pentingnya hidup sehat tanpa narkotika.

Ketua DPR Aceh Zulfadhli sampaikan harapannya kepada seluruh rakyat Aceh sehubungan dengan HANI 2025. Dia meminta kepada warga di provinsi ujung barat Sumatra tersebut, untuk menjadikan momentum ini, untuk menegaskan sikapnya perang terhadap narkotika, baik dari diri sendiri maupun di lingkup lingkungan tempat tinggal.

Kata Zulfadhli, peredaran narkotika di Aceh sudah sangat membahayakan. Para pelaku telah menyasar generas muda dan bahkan anak-anak sekolah. Kondisi ini sangat memprihatikan pihaknya di DPRA. “Kita prihatin, peredaran narkotika di Aceh sudah pada fase membahayakan,” katanya.

Menurut Abang Samalang, karib politisi Partai Aceh itu disapa, dari laporan yang didapatkan pihaknya, prevalensi pengguna narkotika di daerah ini terus meningkat. Bahkan, terdapat 100 ribu warga Aceh jadi pengguna narkoba aktif, mirisnya, dari jumlah itu 47 persen merupakan anak-anak muda usia produktif.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan. Harus ada itikad dan upaya kuat secara bersama-sama dan sinergitas semua lembaga yang konsentrasi pada masalah ini,” tandasnya.

DPR Aceh sendiri, memandang persoalan penyalahgunaan dan peredaran narkoba tidak semata-mata tugas dari aparatur penegak hukum. Namun, masalah ini harus melibatkan aktif segenap masyarakat.

Nah, untuk itu, pencegahan harus dimulai dari pemerintah sendiri. Setiap ASN di Aceh harus secara berkala dilakukan tes urin. Langkah itu sangat penting dilakukan sebagai salah satu bentuk pencegahan.

“Saya pikir, harus diawali dari diri sendiri, unsur pemerintah, kepala daerah dan pihak-pihak terkait, harus secara berkala melakukan tes urin, baik ASN, pelajar, maupun mahasiswa,” usulnya Zulfadhli.

Jika langkah ini dilakukan, maka, penyalahgunaan narkoba bisa dideteksi sejak dini, dan semua pihak bisa secara bersama-sama menetapkan peta jalan bagi pemberantasan narkotika di provinsi berjuluk serambik mekkah tersebut, demikian Zulfadhli.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...

News

Dasco Mengaku Baru Dengar Kejagung Geledah Kantor BGN

POPULARITAS.COM – Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco...