Home News Harimau Beranak Muncul di Nagan Raya, Warga Diminta Waspada
News

Harimau Beranak Muncul di Nagan Raya, Warga Diminta Waspada

Share
Harimau Sumatera. Foto : HO
Share

POPULARITAS.COM –  Kemunculan Harimau Sumatera bersama dua anaknya di area perkebunan kelapa sawit Desa Babah Dua, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, memicu kepanikan warga. Satwa dilindungi itu dilaporkan berada sekitar 50 meter dari permukiman penduduk.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, induk harimau diduga baru saja melahirkan di lokasi tersebut. Situasi ini membuat perilakunya menjadi sangat protektif dan berpotensi membahayakan jika merasa terganggu.

Salah seorang warga, Nasrudin, mengungkapkan, harimau yang terlihat tidak sendirian, melainkan bersama dua anaknya yang masih kecil. “Harimau itu ada dua anaknya. Kemungkinan baru melahirkan di situ,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Resor KSDA Meulaboh Satirin menjelaskan, induk harimau yang sedang menjaga anak memiliki tingkat agresivitas tinggi. Kondisi tersebut membuat satwa liar ini sangat berbahaya jika manusia mencoba mendekat. Oleh karena itu, warga harus waspada.

“Saat harimau sedang beranak, dia tidak bisa kita dekati. Induknya akan sangat agresif karena sedang mengamankan anaknya. Itu adalah sifat alaminya,” ujar seorang petugas KSDA, Kamis (23/4/2026).

Sebagai langkah awal, petugas merespons laporan warga dengan memberikan imbauan agar masyarakat menghentikan sementara aktivitas di sekitar lokasi kemunculan harimau.

Menurut pihak KSDA, keberadaan harimau tersebut kemungkinan hanya sementara. Secara naluriah, induk harimau akan berpindah ke tempat lain setelah merasa kondisi lingkungan aman bagi anak-anaknya.

Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak mendekati lokasi hanya untuk melihat langsung atau merekam video. Tindakan tersebut dinilai berisiko tinggi dan dapat memicu serangan.

Pihak berwenang akan berkoordinasi dengan aparat desa untuk menyampaikan imbauan resmi kepada warga agar menjaga jarak hingga situasi benar-benar aman.

“Kami khawatir masyarakat mencoba mendekat untuk melihat atau merekam video. Itu sangat berbahaya. Karena itu, kami akan berkoordinasi dengan kepala desa agar masyarakat diberikan imbauan,” tambahnya.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Pasar Saham Israel Bisa Merosot Tajam jika Netanyahu Terpilih Lagi

POPOULARITAS.COM – Pasar saham Israel berpotensi menghadapi tekanan jika Perdana Menteri Benjamin...

News

Sirkulasi Siklonik Terdeteksi di Utara Aceh, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi potensi pembentukan sirkulasi...

News

Polres Pidie Jaya gagalkan pengangkutan ilegal 290 liter solar subsidi

POPULARITAS.COM – Tim Satuan Reserse Kriminal Polres Pidie Jaya, menggagalkan pengangkutan ilegal...

InternasionalNews

Sengketa Hak Asuh Hewan Peliharaan Meningkat di China

POPULARITAS.COM – Sengketa hak asuh hewan peliharaan semakin menjadi perhatian di China,...