Home Hukum Kankemenag Aceh Besar Dorong Pemberdayaan Tanah Wakaf untuk Pengentasan Kemiskinan
HukumNews

Kankemenag Aceh Besar Dorong Pemberdayaan Tanah Wakaf untuk Pengentasan Kemiskinan

Share
Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Besar Saifuddin saat membuka Rapat Koordinasi Pengelolaan Tanah Wakaf serta Bimbingan Teknis Aplikasi E-Siwak. Foto : HO|Popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar melalui Penyelenggara Zakat dan Wakaf menggelar Rapat Koordinasi Pengelolaan Tanah Wakaf serta Bimbingan Teknis Aplikasi E-Siwak, yang berlangsung di Hotel The Padee, Aceh Besar, pada Kamis (25/9/2025).

Kegiatan ini diikuti para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dan operator dari 23 kecamatan di Aceh Besar, dengan tujuan mempercepat proses sertifikasi tanah wakaf di wilayah tersebut.

Kepala Kantor Kemenag Aceh Besar, Saifuddin menyampaikan apresiasi tinggi terhadap terselenggara kegiatan ini. Ia menilai langkah ini sebagai bentuk nyata dalam menjaga dan mengamankan aset agama agar memiliki kepastian hukum serta dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

“Akselerasi pengsertifikatan tanah wakaf menjadi langkah strategis untuk memastikan tanah-tanah wakaf terlindungi secara hukum, sehingga bisa dimanfaatkan dengan lebih baik untuk kepentingan umat,” kata Saifuddin.

Pria yang akrab disapa Yahwa ini, mengungkapkan selama tahun ini, melalui kerja kolaboratif antara Kejaksaan Negeri Aceh Besar, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh Besar, dan Kemenag Aceh Besar, telah berhasil disertifikasi 96 persil tanah wakaf dengan total luas 133.385 meter persegi.

“Namun masih banyak tanah wakaf yang belum bersertifikat. Karena itu, kita libatkan para kepala KUA dalam kegiatan ini sebagai ujung tombak di kecamatan untuk mendorong masyarakat mendaftarkan tanah wakafnya,” ujarnya.

Selain mendorong percepatan sertifikasi, Yahwa juga menekankan pentingnya menjadikan tanah wakaf sebagai aset produktif.

Yahwa juga mendorong pemanfaatan tanah wakaf untuk kegiatan ekonomi, seperti pembangunan toko, SPBU mini, dan usaha-usaha lain yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya yang kurang mampu.

“Tanah wakaf jangan dibiarkan terbengkalai. Jadikan wakaf sebagai sarana pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan. Karena menjaga harta agama adalah tugas bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Plt. Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kankemenag Aceh Besar Saiful Amri, menyampaikan komitmen pihaknya untuk terus mendorong percepatan pengsertifikatan tanah wakaf serta optimalisasi pemanfaatan untuk pemberdayaan masyarakat.

“Kami penyelenggara  Zakat dan Wakaf berkomitmen untuk terus mendorong proses pengsertifikatan tanah wakaf secara masif. Tidak hanya itu, kami juga fokus pada pengembangan wakaf produktif sebagai solusi jangka panjang dalam mengatasi masalah kemiskinan di masyarakat,” ujar Saiful Amri.

Ia juga menyampaikan bahwa pengelolaan wakaf yang baik harus menjadi bagian dari pembangunan sosial keagamaan yang terintegrasi, bukan hanya bersifat administratif semata.

Dengan dilaksanakannya rapat koordinasi dan bimbingan teknis ini, diharapkan seluruh KUA di Aceh Besar semakin aktif dan sinergis dalam mempercepat proses sertifikasi tanah wakaf serta mendorong implementasi wakaf produktif di masing-masing wilayah kerja.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

Dadan, Sony dan Lodewijk resmi jadi tahanan Kejagung
Hukum

Dadan, Sony dan Lodewijk resmi jadi tahanan Kejagung

POPULARITAS.COM – Usai dilakukan pemeriksaan intensif selama beberapa jam. Tiga pimpinan Badan...

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...