Home Hukum Kapolda Sumut Pastikan Hakim Jamaluddin Murni Dibunuh
HukumNews

Kapolda Sumut Pastikan Hakim Jamaluddin Murni Dibunuh

Share
Foto: Ribuan warga mengantarkan jenazah Jamaluddin, seorang hakim di Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara ke Kompleks Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Nigan, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Sabtu (30/11/2019) sore. (ANTARA)
Share

MEDAN (popularitas.com) – Kematian hakim yang juga Humas Pengadilan Negeri Medan, Jamaluddin, perlahan mulai menemukan titik terang. Pihak kepolisian memastikan pria 55 tahun ini meninggal dunia bukan karena diracun, melainkan dibunuh.

Kepastian itu dikatakan langsung oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto. Menurut jenderal bintang dua ini, hasil pemeriksaan forensik menunjukkan Jamaluddin meninggal dunia bukan karena diracun. Hal ini dibuktikan dari pemeriksaan lambung.

“Iya, murni dibunuh,” kata Agus, Kamis, 5 Desember 2019.

Kapolda menjelaskan, dari hasil forensik, di lambung hakim PN Medan itu hanya ditemukan kafein dan juga obat batuk. Sebelum ditemukan meninggal dunia, kondisi Jalamaluddin dipastikan dalam keadaan normal.

“Tidak dalam kondisi mabuk, kan, gitu, dan tidak diracun,” ungkapnya.

Meski telah menyatakan Jamaluddin maninggal dunia karena dibunuh, tetapi Kapolda enggan berbicara tentang penyebab kematiannya. Kapolda menegaskan, hingga saat ini timnya masih bekerja memeriksa barang bukti. Saksi yang diperiksa pun sudah 22 orang.

“Mohon doanya, anggota masih bekerja. Dari Dirkrimum dan Polrestabes Medan sedang berkerja,” ujarnya.

Agus menyebut, puntuk pengungkapan kasus ini akan ditelusuri dari saat korban ditemukan meninggal dunia, sesuai pemeriksaan labfor, kemudian dikaitkan dengan keterangan saksi yang melihatnya saat belum meninggal dunia.

“Korban meninggal dunia antara 12 sampai 20 jam. Kita akan runut dari sana, sabar, ya,” sebutnya.

Jamaluddin merupakan warga Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan. Hakim PN Medan ini ditemukan meninggal dunia di kebun sawit milik warga di Dusun II Namo Bintang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang, Jumat, 29 November 2019.

Saat pertama kali ditemukan, jasad Jamaluddin berada di dalam mobil Toyota Land Cruiser Prado BK 77 HD warna hitam. Posisi jasadnya dalam keadaan kaku terlentang di bangku mobil nomor dua, dan posisinya miring dengan wajah mengarah ke bagian depan.

Jasad hakim PN Medan sempat diautopsi di Rumah Sakit Bhayangakara Polda Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim, Kota Medan. Jasadnya kemudian dibawa untuk dimakamkan di kampung halamannya, di Nagan Raya, Aceh, Sabtu, 30 November 2019.*

Sumber: Liputan6.com

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Bupati Abdya dukung langkah Mualem perjuangkan pembangunan terowongan Geureutee
NewsPolitik

Bupati Sebut Tahun Depan Anggota DPRK Abdya Tak Dapat Jatah Pokir

POPULARITAS.COM – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, mengatakan seluruh anggota Dewan...

Pemerintah salurkan dana ke BNI, Mandiri, BSI, BTN dan BRI senilai Rp200 triliun, berikut rinciannya
EkonomiNews

Purbaya Jamin Tak Pakai Babinsa untuk Kejar Target Pajak

POPULARITAS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tidak memakai Bintara...

EdukasiNews

Mendagri Optimalkan Aset Daerah untuk Pembangunan Sekolah Rakyat

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan akan mengoptimalkan aset...

EkonomiNews

Pemerintah Rehab 8.486 Ha Lahan Kopi Terdampak Bencana di Aceh Tengah

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian merehabilitasi seluas 8.486 hektare lahan...