Home Hukum Kasus Santri Bakar Dayah Akibat Bullying, Menteri PPPA: Pola Asuh Jadi Akar Masalah
HukumNews

Kasus Santri Bakar Dayah Akibat Bullying, Menteri PPPA: Pola Asuh Jadi Akar Masalah

Share
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi (tengah). Foto : Fauzan/Popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menyoroti kasus kebakaran yang terjadi di Dayah Babul Maghfirah, Gampong Lam Alue Cut, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar yang dilakukan oleh seorang santri lantaran diduga tak tahan menjadi korban perundungan (bullying).

Arifah menilai kejadian tersebut harus menjadi perhatian serius semua pihak, baik di Aceh maupun di daerah lain di Indonesia.

“Ini menjadi perhatian kita semua. Bukan hanya di Aceh saja, tapi di semua kabupaten dan kota. Kita perlu melihat bersama mengapa hal seperti ini bisa terjadi,” kata Arifah kepada wartawan di Kantor Gubernur Aceh, Jumat (7/11/2025).

Menurut Arifah, salah satu penyebab utama kasus kekerasan atau tindakan ekstrem yang dilakukan anak adalah pola asuh yang tidak utuh. Anak yang tumbuh tanpa pendampingan emosional yang cukup kerap mengalami kekosongan psikologis.

“Karena pola asuh yang tidak komplit atau tidak sempurna yang diterima oleh anak-anak, menyebabkan adanya kekosongan yang tidak terisi sehingga anak-anak menjadi tidak matang secara psikologis,” ujarnya.

Arifah mengatakan, ketika anak-anak berpindah ke lingkungan baru dan mengalami perundungan, mereka tidak memiliki ketahanan emosional yang cukup untuk menghadapinya.

“Dia tidak punya ketahanan secara psikologis untuk menahan tekanan emosional, sehingga bertindak cepat dan sepihak. Itu mungkin cara dia melegakan hatinya,” ucapnya.

Oleh karena itu, Arifah menegaskan kasus ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak, baik keluarga, lembaga pendidikan, maupun masyarakat, agar lebih memperhatikan pengasuhan dan perlindungan anak.

“Pelindungan dan pengasuhan terhadap anak-anak kita harus menjadi fokus utama saat ini,” pungkasnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Raih penghargaan Pemred Award 2026, Bank Aceh komit bangun komunikasi publik terbuka dan akuntable
News

Raih penghargaan Pemred Award 2026, Bank Aceh komit bangun komunikasi publik terbuka dan akuntable

POPULARITAS.COM – PT Bank Aceh Syariah terus berkomitmen untuk bangun komunikasi publik...

NewsSepakbola

4 Pemimpin Dunia Hadiri Final Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Sejumlah presiden dan pemimpin dunia dikabarkan akan menghadiri laga final...

NewsSosial dan Budaya

Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Drama Ibu dan Anak Sarat Emosi

POPULARITAS.COM – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan drama keluarga melalui film Takkan Kubiarkan...

NewsStyle

Jumlah Followers Hotman Paris Langsung Berkurang Seusai Jadi Pengacara Febrie

POPULARITAS.COM – Keputusan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menjadi kuasa hukum eks...