Home News Kebun Sawit di Lahan Gambut Terbakar di Langsa
News

Kebun Sawit di Lahan Gambut Terbakar di Langsa

Share
Kebun Sawit di Lahan Gambut Terbakar di Langsa
Sejumlah petugas sedang berupaya memadamkan api yang membakar tiga hektare lahan gambut di Dusun Keluarga, Gampong Medang Ara, Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa, Aceh, Sabtu (11/4/2020). ANTARA/HO-BPBD Langsa
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyatakan tiga hektare kawasan gambut yang ditanami kelapa sawit hangus terbakar di Dusun Keluarga, Gampong (Desa) Medang Ara, Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa, Provinsi Aceh.

Kepala Pelaksana BPBA, Sunawardi di Banda Aceh, Ahad mengatakan peristiwa terbakar lahan kelapa sawit yang terjadi Sabtu (11/4/2020) tersebut berlangsung tiga jam lebih, setelah petugas mengerahkan tiga armada pemadam kebakaran (Damkar).

“Kemarin sekitar pukul 15.25 WIB, kita terima laporan bahwa di Dusun Keluarga, Gampong Medang Ara terbakar. Kita langsung berkoordinasi mengupayakan pemadaman, dan api baru padam sekitar pukul 19.00 WIB,” ujarnya.

Ia mengaku proses pemadaman tersebut melibatkan tim reaksi cepat, tim Damkar Pos Timur, tim Damkar Pos Arakundo, unsur TNI/Polri, dan dibantu oleh masyarakat setempat.

Kawasan gambut yang dalam kondisi kering akibat musim kemarau ini merupakan milik enam orang penduduk setempat yakni Munir, Zakaria, Sumarno, Paimin, dan Sofyan.

“Sementara untuk kronologisnya, hingga kini termasuk asal api masih dalam penyelidikan pihak berwajib,” tegas dia.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut hujan berpotensi melanda wilayah barat-selatan Aceh akibat penguapan air laut terutama dari Samudera Hindia yang diperkirakan akan berlangsung hingga pekan depan.

“Beberapa hari ke depan, waspada terhadap banjir. Terutama wilayah barat-selatan, karena daerah ini berhadapan langsung dengan Samudera Hindia,” ujar Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Blang Bintang, Zakaria Ahmad.

Namun, lanjutnya, wilayah lain di Aceh meliputi utara-timur dan tengah berpotensi dilanda hujan dengan intensitas ringan, seperti Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tamiang.

Meski demikian, katanya, wilayah di provinsi paling barat Indonesia tersebut belum bisa dikategorikan aman dari bahaya kebakaran hutan dan lahan, terutama di utara-timur dan tengah yang merupakan daerah dataran tinggi.

“Untuk di Aceh, masih kurang aman dari bahaya kebakaran. Masih ada potensinya. Kita minta instansi terkait tetap waspadai kebakaran hutan dan lahan, dan juga angin kencang,” tegas Zakaria.[ant/acl]

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

News

Bongkar Pasang Kepala SKPK Pidie oleh Sarjani

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat...