POPULARITAS.COM – Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) Nasri Djalal bertemu dengan Menteri Keuangan Republik Indonesia Purbaya di Banda Aceh, Sabtu (10/1/2025), guna membahas dukungan pemerintah pusat terhadap percepatan dan optimalisasi pengelolaan usaha hulu minyak dan gas bumi (migas) di Aceh.
Pertemuan tersebut berlangsung di sela kunjungan kerja Menteri Keuangan ke Banda Aceh dan membahas sejumlah isu strategis, termasuk penguatan kewenangan khusus Aceh di sektor migas sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemerintahan Aceh dan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Bersama Sumber Daya Alam Minyak dan Gas Bumi di Aceh.
Dalam pertemuan itu, Nasri Djalal menyampaikan usulan mekanisme penganggaran yang selaras dengan ketentuan PP 23 Tahun 2015, khususnya Pasal 32 dan 33 terkait anggaran pendapatan dan belanja serta rencana kerja tahunan BPMA yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan setelah mendapat persetujuan menteri terkait dan Gubernur Aceh.
“Kami mengapresiasi respons dan ruang dialog yang diberikan Menteri Keuangan. Pembahasan ini sangat produktif untuk memperkuat kelancaran administrasi keuangan BPMA,” kata Nasri dalam keterangannya, Minggu (11/1/2025).
Selain mekanisme anggaran, Nasri mengatakan pertemuan juga membahas pemanfaatan aset di Kawasan Arun yang saat ini dikelola Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).
Serta, lanjut Nasri, percepatan realisasi Dana Bagi Hasil (DBH) Migas dan Tambahan Dana Bagi Hasil (TDBH) bagi Aceh sebagai sumber pendapatan utama daerah dari sektor migas.
“Pertemuan tersebut turut membahas kesiapan menghadapi kontrak baru wilayah kerja Rantau,” ujarnya.
Nasri mengatakan pihaknya dan Kementerian Keuangan akan berkoordinasi untuk mempersiapkan aspek teknis dan administratif terkait penerapan skema Production Sharing Contract (PSC) baru guna menjamin kelancaran investasi dan optimalisasi manfaat bagi daerah.
Pemerintah pusat, kata Nasri, disebut menunjukkan perhatian serius terhadap pengembangan potensi migas di Aceh.
“Sinergi kebijakan antara BPMA dan Kementerian Keuangan diharapkan mampu memperkuat pengelolaan sektor hulu migas serta meningkatkan kontribusinya bagi perekonomian Aceh,” pungkasnya











Leave a comment