BANDA ACEH – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh menyelenggarakan kegiatan bedah buku berjudul “Dinamika Kepemiluan Pasca Konflik di Aceh” pada Senin (27/07/2026). Acara yang berlangsung di Aula KIP Kota Banda Aceh ini digelar sebagai bagian dari program pendidikan kepemiluan berkala yang menyasar jajaran internal dan masyarakat luas.
Ketua KIP Kota Banda Aceh, Saiful Haris, menyatakan bahwa bedah buku ini merupakan kegiatan yang pertama kali dilakukan oleh lembaga tersebut di luar tahapan pemilu.
Kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan kepemiluan sekaligus menjadi bentuk tanggung jawab KIP dalam berupaya terus meningkatkan partisipasi pemilih pada pemilu mendatang.
“Tahun ini kami telah melaksanakan berbagai sosialisasi dengan berbagai macam metode, seperti webinar dengan mahasiswa dan program podcast rutin. Untuk kapasitas internal, kami juga telah menggelar pelatihan jurnalistik, FGD terkait PAW, dan Bedah Dapil. Bedah buku ini sangat menarik karena mengupas realitas politik yang nyata terjadi di Aceh,” ujar Saiful Haris.
Diskusi yang berlangsung dinamis selama lebih kurang dua jam tersebut menghadirkan dua narasumber utama yang juga merupakan penulis buku tersebut, yaitu Eka Januar (Wakil Dekan I FISIP UIN Ar-Raniry) dan Ramzi Murziqin (Ketua Prodi Ilmu Politik FISIP UIN Ar-Raniry).
Untuk jalannya diskusi yang interaktif dipandu oleh moderator Maura Indira Rizka, serta dibedah secara kritis oleh dua panelis ahli yaitu Bahagia (Dosen Prodi Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala) dan Masrizal (Jurnalis).
Agenda ini turut dihadiri oleh jajaran Komisioner KIP Kota Banda Aceh, Sekretaris, Kasubbag, Staf ASN Tata Kelola Pemilu, serta sejumlah mahasiswa.
Melalui kegiatan literasi politik seperti ini, KIP Banda Aceh berkomitmen untuk terus menghadirkan edukasi kepemiluan yang substansial bagi masyarakat sipil.








Leave a comment