Home Ekonomi KPPU Sebut Iklim Persaingan Bisnis di RI Makin Tak Sehat
EkonomiNews

KPPU Sebut Iklim Persaingan Bisnis di RI Makin Tak Sehat

Share
Survei: Perempuan Memikul Beban Lebih Berat Saat Pandemi Covid-19
Para perempuan bekerja di sebuah perusahaan garmen di Jakarta, Rabu (1/7/2020). Menurut hasil survei, semasa pandemi COVID-19 sebagian perempuan harus menanggung beban lebih berat akibat penurunan pendapatan dan peningkatan tugas rumah tangga. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.
Share

POPULARITAS.COM – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyatakan Indeks Persaingan Usaha (IPU) pada 2020 turun dari level 4,72 pada 2019 menjadi 4,65. Penurunan ini berarti persaingan usaha di dalam negeri kian terkonsentrasi atau tidak sehat.

Direktur Ekonomi KPPU M Zulfirmansyah menyebut pengukuran dilakukan dengan mempertimbangkan perhitungan tujuh dimensi, yaitu struktur, perilaku, kinerja, regulasi, permintaan, pasokan, dan kelembagaan.

Dia mengatakan salah satu faktor yang membuat indeks tahun ini melandai adalah penurunan faktor permintaan dan penawaran akibat pandemi covid-19.

Sementara tahun lalu, skor permintaan berada di level 4,35. Sedangkan tahun ini turun menjadi 4,06.

“Untuk 2020 skor dimensi keseluruhan kita di angka 4,65. Kalau dikategorikan masuk di persaingan sedikit tinggi. Ini dibanding 2019 pada skor 4,72,” katanya pada konferensi pers daring, Selasa (2/2).

Sementara, dimensi dengan skor tertinggi adalah dimensi regulasi dengan skor indeks sebesar 6,12. Dia menyebut hal ini menunjukkan kalau regulasi yang ada di daerah telah mengarah atau mendukung pada kondisi persaingan usaha yang sehat.

Sedangkan, dimensi perilaku (conduct) memiliki skor indeks terendah karena pada tahun ini hanya 3,58 atau turun dari 2019  yang 3,9. Ini menunjukkan bahwa dari sisi perilaku pelaku usaha, persaingan usaha belum mengarah pada persaingan usaha yang tinggi.

Zulfirmansyah menilai masih ada penguasaan pasar oleh segelintir pelaku usaha, serta terdapat potensi kecurangan penetapan harga, atau faktor lain yang mengarah pada persaingan usaha tidak sehat.

Untuk diketahui, IPU merupakan ukuran persaingan usaha di suatu daerah untuk memberikan indikasi jika suatu sektor atau daerah tertentu memiliki tingkat persaingan usaha yang tinggi atau rendah.

Sumber: CNN

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Misi Dagang Aceh-Jatim Catat Transaksi Rp1,079 Triliun

POPULARITAS.COM  – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) menyambut baik pelaksanaan misi...

InternasionalNews

Eksekusi Mati Pezina di Tanah Suci, Hubungan Saudi dan Bangladesh Memanas

POPULARITAS.COM –  Hubungan bilateral Bangladesh dan Kerajaan Arab Saudi tengah diuji. Baru-baru...

News

Satgas PRR Aceh Paparkan Progres Pemulihan Pascabencana di Berbagai Sektor Strategis

POPULARITAS.COM –  Pemerintah menegaskan akan terus mengoptimalkan upaya percepatan pemulihan Aceh pascabencana...

News

3 Hal yang Disampaikan Sekjen PBB Saat Bertemu Prabowo

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)...