Home Ekonomi Kurun lima bulan, perbankan di Aceh salurkan Rp11 triliun untuk pembiayaan UMKM
Ekonomi

Kurun lima bulan, perbankan di Aceh salurkan Rp11 triliun untuk pembiayaan UMKM

Share
Kurun lima bulan, perbankan di Aceh salurkan Rp11 triliun untuk pembiayaan UMKM
Pemilik UMKM Capli Sambal Ijo, Murtala menunjukkan QRIS sebagai instrumen pembayaran produk usahanya di tempat produksi, Gampong Blang Oi, Kec. Meuraxa, Kota Banda Aceh, Selasa (25/10/2022). Foto: Muhammad Fadhil/popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Perbankan di Aceh tempo Januari-Mei 2024, telah salurkan Rp11 triliun untuk pembiayaan sektor UMKM. Realisasi jumlah tersebut disalurkan lewat skema kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp5,97 triliun, dan sisanya melalui skema lainnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Perwakilan BI Aceh, Rony Widijarto dalam keterangannya, Senin (15/7/2024) di Banda Aceh. “Besarnya realisasi untuk pembiayaan itu, diharapkan dapat bantu pelaku UMKM kembangkan usaha,” katanya dikutip dari laman Antara.

Dia menyebutkan bahwa, di Aceh, UMKM miliki karakteristrik yang masih bisa tumbuh tinggi. Banyak potensi yang bisa digali dan perbankan bisa masuk sebagai intermediasi guna tingkatkan nilai tambah.

Rony menilai pembiayaan tersebut memang dibutuhkan oleh para pelaku UMKM di Aceh, sebagai upaya untuk meningkatkan nilai tambah produk usaha.

“Artinya begitu meningkatkan nilai tambah kan butuh sumber pembiayaan. Maka perbankan harus melihat pembiayaan dari dua sisi, yang pertama tentunya dari likuiditas perbankan, yang kedua kebutuhan akan nasabahnya, UMKM-nya,” ujarnya.

Sebelumnya, Bank Indonesia mencatat pembiayaan atau kredit perbankan di Aceh pada Mei 2024 sebesar Rp40,09 triliun atau tumbuh sebesar 12,71 persen secara year-on-year/yoy.

Salah satu yang juga ikut menopang pertumbuhan pembiayaan ini yaitu sektor produksi meliputi sektor pertanian sebesar Rp2,8 triliun atau tumbuh 56,27 persen secara yoy.

Kemudian sektor industri pengolahan sebesar Rp1,3 triliun atau tumbuh 19,36 persen yoy dan nilai kredit sektor perdagangan sebesar Rp5,5 triliun atau tumbuh 8,13 persen yoy.

“Pembiayaan sektor produktif juga mulai menunjukkan peningkatan, seperti pertanian, industri pengolahan, perdagangan dan lainnya,” ujarnya

Share
Tulisan Terkait
EkonomiNews

Kenaikan Pertamax Dinilai Tak Terelakkan Akibat Dinamika Global

POPULARITAS.COM – Lonjakan harga Pertamax hingga menembus Rp16.250 per liter memicu respons...

EkonomiNews

Ekspor China Melonjak Hampir 20 Persen, Meski Ada Gejolak Perang Iran

POPULARITAS.COM –  Kinerja perdagangan luar negeri China menunjukkan pertumbuhan yang kuat pada...

Ditengah spekulasi pergantian Menkeu Purbaya, Presiden Prabowo panggil Chatib Basri ke istana
Ekonomi

Ditengah spekulasi pergantian Menkeu Purbaya, Presiden Prabowo panggil Chatib Basri ke istana

POPULARITAS.COM – Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) M Chatib Basri, Selasa (9/6/2026),...

Merdeka Gold temukan cadangan emas baru di Gorontalo
Ekonomi

Merdeka Gold temukan cadangan emas baru di Gorontalo

POPULARITAS.COM – Penemuan cadangan emas baru di Kolokoa, Gorontalo, resmi diumumkan oleh...