Home News MaTA Desak Polda Aceh Tuntaskan Kasus Korupsi Beasiswa 2017
News

MaTA Desak Polda Aceh Tuntaskan Kasus Korupsi Beasiswa 2017

Share
Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian
Share

POPULARITAS.COM – Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian mendesak Polda Aceh menuntaskan kasus dugaan korupsi beasiswa tahun anggaran 2017 yang hingga kini dinilai mangkrak.

Alfian mengatakan, kasus korupsi beasiswa anggaran 2017 yang bersumber dari dana otonomi khusus (otsus) yang ditempatkan di BPSDM Aceh mulai dilakukan penyelidikan dan penyidikan oleh Polda sejak 2019.

“Sudah ada 11 orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Namun, baru dua yang telah berkekuatan hukum tetap, yakni Dedi Safrizal (mantan anggota DPRA) dan Suhaimi Bin Ibrahim (Koordinator lapangan DS). Sementara sembilan lainnya belum ada kepastian hukum,” kata Alfian, Senin (20/4/2026).

Alfian menilai, lambannya penanganan perkara tersebut menimbulkan pertanyaan publik, terutama karena hingga kini belum ada aktor utama yang diungkap.

Padahal, lanjut Alfian, proses hukum telah berjalan selama bertahun-tahun dan melewati beberapa pergantian pimpinan di Polda Aceh.

Menurut Alfian, kondisi itu berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum. Ia juga mengingatkan agar aparat penegak hukum tidak tebang pilih dalam menangani kasus korupsi.

“Kasus ini, menjadi perhatian publik karena menyangkut anggaran pendidikan,” ujarnya.

Alfian juga menjelaskan, berdasarkan hasil audit BPKP, kerugian negara dalam kasus tersebut mencapai Rp 10,09 miliar dari total pagu anggaran Rp 22,31 miliar.

Alfian menyebutkan, kasus itu juga telah mendapat perhatian dari KPK. Namun, hingga kini perkembangan penanganannya dinilai belum menunjukkan kemajuan signifikan.

Selain itu, alfian menyoroti adanya salah satu tersangka yang saat ini masih menjabat sebagai pelaksana tugas kepala cabang dinas pendidikan di Kota Langsa.

“Seharusnya tidak patut menempatkan seseorang yang sedang berstatus tersangka dalam jabatan strategis, apalagi yang berkaitan dengan sektor pendidikan,” pungkasnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Temui Abang Samalanga, Kapolda Aceh Bahas Sinergi Jaga Kamtibmas dan Dukung Pembangunan

POPULARITAS.COM – Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan bersilaturahmi dengan Ketua DPR Aceh...

Lihat aksi premanisme, warga Aceh bisa telp layanan 110
HukumNews

Polisi Terlibat Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan Dipecat

POPULARITAS.COM – Polda Aceh menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Briptu...

https://popularitas.com/berita/mawardi-nur-diusulkan-jadi-kepala-bpma-oleh-mualem-rekin-minta-tinjau-ulang/
News

Mawardi Nur diusulkan jadi Kepala BPMA oleh Mualem, Rekin Aceh minta tinjau ulang

POPULARITAS.COM – Pengusulan Mawardi Nur sebagai Kepala BPMA oleh Gubernur Muzakir Manaf,...

Ziarah ke Makam Habib Bugak, Dirut Bank Aceh : Kita ingin semangat wakaf beliau jadi teladan
News

Ziarah ke Makam Habib Bugak, Dirut Bank Aceh : Kita ingin semangat wakaf beliau jadi teladan

POPULARITAS.COM – Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, gelar ziarah ke...