Home News Mendung Dilangit Aceh, Gerhana Bulan Tak Terlihat
News

Mendung Dilangit Aceh, Gerhana Bulan Tak Terlihat

Share
Blood Moon. Poto : Tangkapan Layar Live Boscha
Share

POPULARITAS.COM – Awan mendung yang menggelayut dan disertai gerimis tipis, menghalangi penampakan gerhana bulan total di Aceh. Meski sempat terlihat lewat teleskop, namun hanya terlihat beberapa saat dan kurang sempurna.

“Karena cuaca mendung di Banda Aceh, maka proses terjadi gerhana itu kurang terang. Tadi ada tampak beberapa saat sebentar saja, tapi hilang lagi,,” kata Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Azhari, di Banda Aceh, Senin (8/9/2025) dini hari disela-sela pemantauan gerhana bulan oleh Tim Falakiyah Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang, di kantor Kanwil Kemenag Aceh, Banda Aceh.

Sebelum pemantauan gerhana bulan dilakukan, para pengunjung di kantor wilayah Kemenag Aceh terlebih dahulu melaksanakan shalat sunnah khusuf (shalat gerhana bulan).

Meski kurang terlihat diawal, sebut Azhari, Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh tetap melakukan pengamatan hingga akhir puncak gerhana hingga pukul 01.52 WIB “Tim kita tetap menunggu sampai selesai,” ujarnya

Azhari juga menekankan, gerhana bulan ini jangan dikaitkan dengan kematian, musibah atau hal-hal buruk lainnya, karena ini hanya fenomena alam untuk menegaskan keagungan dan kebesaran Allah SWT. Karena itu, diharapkan kepada masyarakat khususnya Muslim untuk selalu taat kepada Allah SWT, dan terus memperbaiki diri.

Sebelumnya, Ketua Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh Alfirdaus Putra mengatakan, pada saat terjadi gerhana, bulan akan berwarna kemerahan sehingga di kalangan astronom populer disebut ‘blood moon’. Blood moon kali ini menjadi gerhana total terlama sejak 2022.

“Gerhana bulan total merupakan peristiwa alam yang terjadi saat bulan melewati bayangan inti (umbra) bumi secara penuh atau bumi dalam posisi di tengah antara posisi matahari dan bulan. Selama fenomena ini berlangsung, bulan tampak meredup bahkan berubah warna menjadi merah tembaga sehingga disebut blood moon,” kata Alfirdaus.

Ketika gerhana bulan mulai terjadi, kata Alfirdaus, bulan purnama yang sebelumnya berwarna putih terang akan sedikit berwarna kemerahan di bagian atas kiri bulan dimulai sekitar jam 23.27 WIB. Sekitar pukul 00.30 WIB, bulan akan sepenuhnya berwarna merah sehingga disebut gerhana bulan total.

Gerhana bulan total ini akan berlangsung selama 1 jam 22 menit hingga jam 01.52 WIB. Kemudian setelahnya cahaya kemerahan di bulan akan berangsur-angsur menghilang hingga nantinya bulan akan kembali purnama sempurna dengan warna putih terang pada jam 02.56 WIB sebagai tanda berakhirnya gerhana bulan sebagian. Setelahnya gerhana bulan masih terjadi dalam bentuk gerhana bulan penumbra sampai jam 03.55 WIB.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Mualem Panggil Kepala BPMA Bahas Blok Andaman dan Pipa Gas

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memanggil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh...

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...