Home News Militer Niger bergabung dengan pemberontak lakukan kudeta
News

Militer Niger bergabung dengan pemberontak lakukan kudeta

Share
Militer Niger bergabung dengan pemberontak lakukan kudeta
Bendera Niger (wikipedia)
Share

POPULARITAS.COM – Militer Niger mendukung pemberontak dan sekaligus melakukan langkah kudeta terhadap Presiden negara Afrika itu Mohamed Bazoum.

Saat ini, Presiden Mohamad Bazoum telah ditahan oleh pasukan militer, dan para pengkudeta memblokade seluruh pintu masuk kawasan sekaligus memberlakukan jam malam.

Kepal Staf Bersenjata Niger Jenderal Abdou Sidikou Issa mendukung tindakan para pemberontak untuk menghindari konfrontasi mematikan antara berbagai kekuatan, yang dapat mengakibatkan pertumpahan darah dan membahayakan keamanan penduduk.

“Komando Militer Angkatan Bersenjata Niger telah memutuskan untuk menyetujui deklarasi Pasukan Pertahanan dan Keamanan untuk menghindari konfrontasi mematikan antara berbagai pasukan,” kata sebuah pernyataan yang ditandatangani oleh Issa pada Kamis (27/7/2023) dikutip dari laman Antara.

Tentara menyatakan bergabung dengan pasukan tersebut untuk melindungi integritas fisik presiden republik dan keluarganya, serta untuk menghindari pertumpahan darah.

Issa juga memperingatkan bahwa setiap intervensi militer eksternal dalam bentuk apa pun akan menimbulkan bencana dan konsekuensi yang tidak dapat dikendalikan bagi orang-orang dan kekacauan bagi negara.

Presiden Niger Mohamed Bazoum telah ditahan oleh unsur-unsur pasukan pengawal presiden sejak Rabu pagi (26/7).

Malam harinya, beberapa tentara muncul di televisi nasional untuk mengumumkan penggulingan Bazoum.

Menyebut diri mereka Dewan Nasional untuk Perlindungan Negara, mereka membacakan pernyataan kudeta dalam sebuah video dan disiarkan di televisi negara ORTN.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Kolonel Mayor Amadou Abdramane, Bazoum telah digulingkan dan konstitusi ditangguhkan karena situasi keamanan negara yang memburuk dan krisis sosial ekonomi.

Jam malam akan diberlakukan antara pukul 10 malam hingga 5 pagi waktu setempat, dan semua perbatasan telah ditutup.

Namun, Bazoum mengatakan di Twitter pada Kamis bahwa “kemenangan yang diperoleh dengan susah payah akan dilindungi”.

“Semua warga Niger yang mencintai demokrasi dan kebebasan akan memastikannya,” tutur Bazoum.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken berbicara dengan Bazoum, yang saat ini menentang upaya kudeta yang dilakukan oleh faksi militer, dan menyatakan dukungan Washington untuk demokrasi di negara Afrika barat itu.

Sementara itu, perdana menteri sementara Niger Hassoumi Massoudou mengutuk upaya kudeta tersebut.

Dia mengatakan kepada televisi Prancis, France24, bahwa para pemberontak belum menunggu akhir dari proses mediasi yang dimulai pada Rabu oleh mantan Presiden Niger Mahamadou Issoufou yang adalah pendahulu Bazoum.

Presiden Nigeria Ahmed Tinubu, yang juga menjabat sebagai Presiden Komunitas Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat (ECOWAS), juga terlibat dalam mediasi.

“Delegasi Nigeria tiba untuk menjadi penengah, seperti yang dilakukan mantan Presiden Issoufou. Namun, sebelum mediasi selesai, para pembangkang mengeluarkan pernyataan yang menyatakan perebutan kekuasaan mereka,” kata Massoudou.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Abu Doto Berpulang

POPULARITAS.COM – Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah atau Abu Doto meninggal dunia...

News

Pemerintah Aceh Prihatin atas Insiden di KMP Aceh Hebat 2

‎‎POPULARITAS.COM –  Pemerintah Aceh menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas insiden yang...

HukumNews

Kemenkum Aceh Desak Bener Meriah Bikin Qanun Perlindungan Alpukat hingga Gula Enau

POPULARITAS.COM –  Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Aceh mendesak Pemerintah Kabupaten...

Lantik Kepengurusan JMSI Aceh 2025-2030, Bang Hendri : Konstituen Dewan Pers paling rapi
News

Lantik Kepengurusan JMSI Aceh 2025-2030, Bang Hendri : Konstituen Dewan Pers paling rapi

POPULARITAS.COM – Ketua Dewan Pakar Hendri CH Bangun, lantik Kepengurusan Pengurus Daerah...