POPULARITAS.COM – Ditengah makin menurunya transfer keuangan daerah (TKD) dan efisiensi yang diterapkan oleh pusat, mendorong daerah berinovasi tingkatkan pendapatan. Sistem informasi dan gerbang pajak Pidie (SiGAP), dirancang untuk memudahkan masyarakat di kabupaten itu membayar pajak bumi dan bangunan.
Pemkab Pidie sendiri, sejak September 2025 lalu, keluarkan kebijakan pemutihan pembayaran pajak bumi bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2). Imbasnya, ramai masyarakat memanfaatkan kemudahan tersebut.
Pemutihan itu, dorong peningkatan daerah. Itu terbukti dengan naiknya prosentase pendapatan dari sektor PBB-P2 Pidie tahun 2025. Ditarget 100 persen, justru naik 138 persen.
Kebijakan itu, juga sebabkan pendapatan Pemkab Pidie tumbuh 32 persen. Langkah-langkah reformasi itu, bagian penting yang dilakukan oleh pasangan Bupati Sarjani Abdullah dan Wakil Bupati Azaizi sejak jabat sebagai pemimpin daerah di kabupaten tersebut.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan (BPKK) Pidie, Hendra Yoga, Kamis 5 Februari 2025 mengatakan, sebagai apresiasi pihaknya atas tingginya partisipasi warga bayar PBB P2, pihaknya gelar undian berhadiah sepeda motor.
Pada kesempatan penarikan undian itu, satu unit sepeda motor dimenangkan oleh Ahmad bin Yakob, warga Gampong Pulo Gajah Mate, Glumpang Tiga, sebutnya.
Ia menambahkan, pada penarikan undian itu, pihaknya juga meluncurkan Sistem Informasi dan Gerbang Pajak Pidie (SiGAP).
Saat peluncurkan aplikasi itu, hadir Wakil Bupati Alzaizi dan Sekda Samsul Azhar.
Saat acara itu, Wakil Bupati Alzaizi sampaikan terima kasih kepada masyarakat yang berpartisipasi aktif dan menjalankan kepatuhan lunasi PBB P2.
Program pemutihan yang dilaksanakan pada September-November 2025 atau bagian rangkaian perayaan hari jadi Pidie ke 514 itu terbukti mendapat respon positif dari masyarakat, yang dibuktikan dengan meroketnya pendapatan keuangan daerah setempat melebih target.
Pajak yang dibayarkan masyarakat merupakan urat nadi pembangunan daerah, mulai dari infrastruktur jalan dan jembatan hingga fasilitas pelayanan kesehatan, lanjutnya.
Masih katanya, pemerintah hadir untuk memberikan kemudahan, sekaligus memastikan pengelolaannya dilakukan secara akuntabel, demikian Alzaizi.











Leave a comment