POPULARITAS.COM – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) dan kolaborasi dengan PT KDM menggelar pelatihan bagi 50 ibu-ibu pra sejahtera binaan PNM di wilayah Aceh.
Pelatihan dengan tema “Usaha Menjahit, Keuntungan Melejit” itu berlangsung di salah satu hotel di Kota Banda Aceh, Jumat (16/6/2023).
Pelatihan ini dalam rangka meningkatkan kreatifitas nasabah PNM dengan melatih keterampilan barunya, sehingga dapat membuka peluang untuk membuka usaha baru.
Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Aceh, Meutia Juliana menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, pelatihan ini adalah bagian ikhtiar bagi semua pihak dalam upaya meningkatkan angka indeks pemberdayaan gender di daerah ujung barat Sumatra itu.
“Pelatihan ini juga untuk menurunkan angka kemiskinan di Aceh,” katanya.
Meutia mengaku, jumlah kekerasan terhadap perempuan dan anak di Aceh mengalami peningkatan setiap tahunnya. Dari data yang ada, tercatat bahwa tahun 2020 ada 905 kasus, 2021 sebanyak 924 kasus dan tahun 2022 sebanyak 1029 kasus.
Di satu sisi, kata dia, itu adalah kabar gembira bahwa masyarakat di Aceh sudah berani melaporkan ketika terjadinya kekerasan. Namun di sisi lain, tambah Meutia, ini sangat memprihatinkan.
Ia mengungkapkan bahwa sebagian besar korban merupakan kalangan ekonomi menengah ke bawah dengan pendidikan yang sangat rendah. Karena itu, Meutia menilai kekerasan dan ekonomi mempunyai korelasi.
“Diharapkan dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti ini dapat menambah pendapatan bagi keluarga dan perempuan juga berdaya sehingga angka kekerasan bisa ditekan,” harapnya.
Hal senada disampaikan Pemimpin PT PNM Cabang Aceh, Muhammad Wazir. Ia menyebut, pelatihan menjahit tersebut bertujuan menambah pengetahuan dalam berusaha agar usahanya berkembang sehingga sukses dan keluarganya sejahtera.
Selain pelatihan menjahit, kata Wazir, di hari dan tempat yang sama pihaknya juga menyelenggarakan Pelatihan Community Leaders dengan tema “Insan PNM Berkualitas, Dukung UMKM Indonesia Naik Kelas”.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh 150 peserta yang merupakan pendamping nasabah PNM Mekaar (Kepala Unit Mekaar, Senior Account Officer, Account Officer) wilayah Aceh.
Ia menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak terlepas dari komitmen pendampingan PNM dalam membangun hubungan emosional dan memberikan dukungan kepada para pendamping nasabah sebagai bekal untuk mendapatkan pengetahuan baru yang dapat berdampak baik kepada kemajuan usaha nasabah PNM.
“Saat ini jumlah pendamping nasabah di region Aceh telah mencapai 673 orang dan beberapa pendamping telah terpilih sebagai peserta pelatihan ini yang bertujuan unuk membimbing dan menambah ilmunya dalam memberikan pemberdayaan kepada UMKM di wilayah Aceh,” pungkasnya.









Leave a comment