Home News Pemerintah Tingkatkan Literasi Gizi dan Keamanan Pangan MBG bagi Guru
News

Pemerintah Tingkatkan Literasi Gizi dan Keamanan Pangan MBG bagi Guru

Share
Membagi MBG dan memonitoring MBG di kelas. Foto : HO | popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berkolaborasi meningkatkan literasi gizi dan keamanan pangan bagi guru dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya mendukung keberhasilan program makan bergizi gratis (MBG).

“Keberhasilan program MBG tidak hanya ditentukan oleh tersedianya makanan bergizi, tetapi juga pemahaman mengenai gizi seimbang, keamanan pangan, kebersihan, kedisiplinan, dan kebiasaan hidup sehat di satuan pendidikan,” ujar Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Mariman Darto dalam webinar Literasi Gizi dan Keamanan Pangan bagi Guru dalam Mendukung Program MBG yang diikuti di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Mariman mengemukakan, kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat edukasi literasi gizi dan keamanan pangan secara luas, bertahap, dan berkelanjutan di lingkungan satuan pendidikan dengan sasaran 658.300 guru dan tenaga kependidikan di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Sementara itu, Kepala BGN Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar menegaskan, MBG tidak hanya berkaitan dengan penyediaan makanan, tetapi juga memiliki misi edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya gizi.

“BGN itu tidak bisa kerja sendiri. Tidak sesederhana itu tugas kami membagikan makanan kepada sekolah, bukan hanya itu, karena salah satunya adalah terkait literasi dan edukasi gizi,” ujar Mas Dar.

Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai gizi sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat. Kebiasaan tersebut diharapkan tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga dapat memengaruhi pola hidup keluarga di rumah.

Selain literasi gizi, Mas Dar menekankan pentingnya keamanan pangan sebagai prioritas dalam pelaksanaan MBG. Guru dan tenaga kependidikan didorong memahami pemeriksaan organoleptik untuk memastikan makanan yang diterima peserta didik aman sebelum dikonsumsi.

Melalui penguatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan, MBG diharapkan tidak hanya mendukung pemenuhan gizi peserta didik, tetapi juga membangun kebiasaan makan sehat, perilaku hidup bersih, serta generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Prabowo Usulkan Nama Dua Srikandi Ini untuk Pegang Kendali Bank Indonesia

POPULARITAS.COM – Presiden RI Prabowo Subianto mengusulkan dua nama srikandi untuk memegang...

HukumNews

Sidang Banding Nadiem, Saksi GoTo Bongkar Alur Rp 809 Miliar

POPULARITAS.COM – Sidang banding perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook dengan terdakwa mantan...

InternasionalNews

Karoline Leavitt Mundur sebagai Sekretaris Pers Gedung Putih

POPULARITAS.COM – Karoline Leavitt akan meninggalkan jabatannya sebagai Sekretaris Pers Gedung Putih...

EdukasiNews

Sekolah Inklusi Harsya Ceria Semarakkan HUT Kemerdekaan

POPULARITAS.COM – Menyambut hari kemerdekan Republik Indonesia. Puluhan murid di sekolah inklusi...