Home Kesehatan Penyintas Covid-19 Masih Bisa Terinfeksi Virus Corona B.1.1.7
KesehatanNews

Penyintas Covid-19 Masih Bisa Terinfeksi Virus Corona B.1.1.7

Share
Dua pasien Covid-19 di Jakarta meninggal dunia
ilustrasi virus corona (iStockphoto/spawns)
Share

POPULARITAS.COM – Varian baru virus corona asal Inggris atau B.1.1.7 sudah masuk ke Indonesia dan harus segera diwaspadai.

Dokter spesialis paru, Dr Erlina Burhan, MSc, SpP(K) mengatakan, selain bisa menularkan pada orang yang belum pernah terkena Covid-19, varian ini juga dapat menginfeksi penyintas Covid-19.

“Seseorang yang sudah sembuh dari Covid-19 memang akan memiliki antibodi yang hanya bertahan selama 3-12 bulan.”

Demikian kata Erlina dalam virtual event bersama Kalbe Farma melalui aplikasi Zoom, Selasa (9/3/2021).

“Setelah antibodi menghilang, maka penyintas Covid-19 sangat mungkin terinfeksi kembali dengan mutasi virus yang terbaru,” sambung dia.

Meski demikian, dia mengungkapkan, belum ada penelitian yang menunjukkan keparahan penyakit akibat varian B.1.1.7 tersebut.

Maka dari itu, program vaksinasi perlu dilakukan percepatan agar masyarakat dapat membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) guna mencegah penularan virus secara luas.

Dia juga menganjurkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, dan sebisa mungkin berada di rumah jika tidak ada kepentingan mendesak untuk ke luar.

Dampak jangka panjang

Tidak hanya soal terinfeksi kembali dengan varian baru B.1.1.7, penyintas Covid-19 berpotensi tinggi untuk mengalami dampak jangka panjang corona (long covid).

Seharusnya penyintas Covid-19 mengalami penyembuhan setelah 2-6 minggu. Namun, pada beberapa orang, gejala corona justru dapat bertahan atau muncul kembali setelah mereka pulih.

Ada pun gejala yang muncul antara lain sakit kepala, batuk, sesak napas, anosmia, diare, mual, nyeri pada tubuh dan dada, serta kebingungan.

“Long covid ini banyak terjadi pada orang-orang yang memiliki faktor risiko hipertensi, obesitas, dan gangguan kondisi kesehatan mental,” ungkap dr Erlina.

Kendati demikian, long covid akan berangsur membaik dalam kurun waktu tiga bulan dengan penanganan multidisipliner atau sesuai gejala penyakit yang ditimbulkan oleh penyintas.

Sumber: kompas

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Mualem Panggil Kepala BPMA Bahas Blok Andaman dan Pipa Gas

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memanggil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh...

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...