Home Ekonomi Persediaan beras di Aceh 40 Ribu ton
Ekonomi

Persediaan beras di Aceh 40 Ribu ton

Share
Share

Banda Aceh – Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Aceh menyatakan persediaan beras yang tersedia di gudang perum Bulog seluruh Aceh mencapai 40 ribu ton atau mencukupi kebutuhan tujuh bulan ke depan.

“Alhamdulillah persediaan yang ada saat ini mampu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Aceh hingga tujuh bulan ke depan,” kata Kadivre Bulog Aceh, Fatah Yasin di Banda Aceh, Selasa.

Ia menjelaskan stok yang ada saat ini merupakan hasil dari pengadaan beras dilakukan perusahaan negara tersebut yang berasal dari panen milik petani di Aceh dan juga dibeli dari luar Aceh.

“Kita siap membeli seluruh gabah hasil petani di Aceh guna memenuhi kebutuhan beras milik Bulog Aceh,” katanya.

Ia mengatakan pihaknya terus memastikan stok yang ada di gudang perusahaan plat merah tersebut minimal tiga bulan dan posisi yang ada saat ini mampu memenuhi kebutuhan beras untuk masyarakat hingga tujuh bulan ke depan.

Fatah menyebutkan stok yang tersedia di seluruh gudang Bulog provinsi berpenduduk sekitar lima juta jiwa itu untuk memenuhi kebutuhan rastra, cadangan operasi pasar dan kebencanaan.

Ada pun rata-rata kebutuhan beras yang dibutuhkan Perum Bulog di provinsi ujung paling barat Indonesia itu setiap bualnnya sebanyak 5.600 ton. (Sumber :aceh.antaranews.com)

Share
Tulisan Terkait
Ekonomi

Perusahaan China bangun pabrik ban senilai Rp4 triliun di Jawa Tengah

POPULARITAS.COM – Perusahaan China, Yosun Tire and Rubber, bangun pabrik ban di...

EkonomiNews

2.101 Bisnis Kuliner Singapura Tutup Sepanjang 2026

POPULARITAS.COM – Sebanyak 2.101 bisnis makanan dan minuman (food and beverage/F&B) di...

EkonomiNews

BPMA Dorong Joint Study JOGMEC-JAPEX Berlanjut ke Eksplorasi Migas di Aceh

POPULARITAS.COM – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) mendorong hasil kajian bersama Japan Organization...

EkonomiNews

BPMA, Kementerian ESDM, dan Medco Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

POPULARITAS.COM – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) bersama Kementerian ESDM, PT Medco...