Home Headline Pijay Alihkan Dana Tak Terduga Rp 1,4 Miliar Tangkal Corona
HeadlineNews

Pijay Alihkan Dana Tak Terduga Rp 1,4 Miliar Tangkal Corona

Share
Pijay Data Warga Terdampak Pemberlakuan Jam Malam
Wakil Bupati Kabupaten Pidie Jaya, Said Mulyadi
Share

PIDIE JAYA (popularitas.com) – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) mengalihkan dana tak terduga dalam Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) 2020 sebesar Rp 1,4 miliar untuk penanganan pencegahan penyebaran virus corona.

Tim gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Pidie Jaya sendiri sudah terbentuk berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Nomor 180 tahun 2020. Bupati Aiyub Abbas dan Wakil Bupati Said Mulyadi serta unsur Forkopimda lainnya menjabat sebagai Pembina.

Sedangkan Munawar Ibrahim Kepala Dinas Kesehatan ditugaskan sebagai ketua Tim Gugus tugas Covid-19 tersebut. Selain itu Kabag Humas kabupaten Pidie Jaya, Fakhri dipercayakan sebagai wakil Sekretaris dalam percepatan pencegahan virus corona tersebut.

Wakil Bupati Kabupaten Pidie Jaya, Said Mulyadi menyebutkan, usai Tim Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 terbentuk berdasarkan SK Bupati, selanjutnya dana tak terduga di APBK 2020, langsung dialihkan untuk pencegahan penyebaran virus mematikan itu merebak ke daerah setempat, disebabkan kondisi darurat.

“Dana darurat kita yang sudah ada sekitar Rp 1,4 miliar lebih. Kalau dari rencana saya lihat kebutuhannnya malah lebih, namun tergantung kondisinya juga nanti,” kata pria yang akrab disapa Waled itu.

Lanjut orang nomor dua di Kabupaten Pidie Jaya itu, untuk menutupi kebutuhan kekurangan tersebut, pihaknya akan mengikuti sebagaimana aturan yang dikeluarkan Permendagri Nomor 20 Tahun 2020, serta Keputusan Menteri Keuangan Nomor 6 Tahun 2020.

“Kalau tidak cukup anggaran diambil dari DAK, pengalihan. Karena aturannya sudah ada,” ungkap Waled.

Sedangkan untuk revisi APBK Pidie Jaya Tahun 2020 itu sendiri lanjut Waled, akan dilakukan jika anggaran darurat yang tersedia tidak mencukupi untuk pencegahan COVID-19 itu.

“Kita tunggu dari posko (kebutuhan anggaran yang diajukan tim gugus tugas COVID-19), bagaimana kebutuhan nanti diverifikasi oleh tim verifikasi,” tutupnya.[acl]

Reporter: Nurzahri

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mualem Intruksikan Distanbun Pacu Penanganan Petani Terdampak Bencana

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), mengarahkan Pelaksana Tugas Kepala Dinas...

News

Bupati Sibral Malasyi Tunjuk Rahmat Rizal Sebagai Plt Kadis Pertanahan Pidie Jaya

POPULARITAS.COM – Bupati Sibral Malasyi menunjuk Kepala Bagian Hukum Rahmat Rizal sebagai...

Ribuan ASN Pemrov Aceh akan dikirim ke Aceh Tamiang
News

Kemenag Pulihkan 776 Rumah Ibadah Lintas Agama Pascabencana Sumatera

POPULARITAS.COM – Kementerian Agama (Kemenag) memulihkan sedikitnya 776 rumah ibadah lintas agama...

NewsSyariat Islam

Plt. Sekda Lepas Kafilah Aceh Mengikuti MTQ Tingkat Nasional ke-31

POPULARITAS.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, secara resmi...