Home News Psikolog: Media Sosial Cerminkan Karakter hingga Integritas Seseorang
News

Psikolog: Media Sosial Cerminkan Karakter hingga Integritas Seseorang

Share
Sempat down, kini Facebook dan Instagram sudah bisa diakses
Ilustrasi media sosial. Foto : HO/Shutterstock | popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Psikolog klinis, Ratih Ibrahim, mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Ia menuturkan, aktivitas seseorang di ruang digital dapat mencerminkan karakter, nilai, dan integritas pribadi.

Pernyataan tersebut disampaikan Ratih menyusul viralnya unggahan mendiang Yurizal Tri Chaerawan, pasien BPJS Kesehatan yang dirundung oleh sejumlah tenaga kesehatan melalui media sosial.

Sebelumnya, Yurizal mengungkapkan keluhan dirinya menunggu ketersediaan kamar rawat inap hingga delapan jam. Yurizal kemudian meninggal dunia pada 31 Juli 2026.

Ratih mengatakan media sosial merupakan sarana bagi masyarakat untuk mengekspresikan diri. Namun, kebebasan tersebut tetap disertai tanggung jawab terhadap setiap unggahan yang dibuat.

Menurut Ratih, setiap konten yang dibagikan di media sosial dapat memperlihatkan karakter, nilai, dan integritas seseorang, mengutip Antara, Selasa (11/8/2026).

Hal itu menjadi perhatian khusus bagi tenaga kesehatan karena profesi tersebut sangat bergantung pada kepercayaan masyarakat. Ratih menegaskan etika profesional tidak hanya berlaku ketika tenaga kesehatan menjalankan tugas di tempat kerja. Prinsip tersebut juga perlu diterapkan ketika mereka beraktivitas di ruang digital.

Dalam menggunakan media sosial, tenaga kesehatan perlu tetap mengedepankan empati dan menghormati martabat pasien. Kerahasiaan informasi pasien serta sikap profesional juga harus tetap dijaga, termasuk ketika menghadapi situasi yang memicu emosi atau tekanan dalam pekerjaan.

Selain tenaga kesehatan, Ratih mengingatkan seluruh pengguna media sosial agar menyadari bahwa setiap akun merepresentasikan manusia yang memiliki perasaan dan martabat. Karena itu, pengguna perlu mempertimbangkan dampak dari setiap unggahan maupun komentar yang diberikan.

“Di balik setiap akun media sosial ada manusia dengan perasaan dan martabat,” kata Ratih.

Sebagai psikolog, Ratih menyarankan masyarakat menggunakan tiga pertimbangan sebelum mengunggah konten atau menulis komentar di media sosial. Pertama, memastikan informasi yang disampaikan benar.

Kedua, mempertimbangkan apakah informasi tersebut memang perlu disampaikan. Ketiga, memastikan penyampaiannya dilakukan dengan cara yang tetap menghormati orang lain.

“Sebelum mengunggah atau berkomentar, tanyakan pada diri sendiri, apakah ini benar dan perlu? Apakah ini disampaikan dengan cara yang menghormati orang lain?” pungkasnya.

Apabila belum dapat memastikan ketiga hal tersebut, Ratih menyarankan netizen untuk menahan diri sejenak sebelum mengunggah konten atau memberikan komentar.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Jepang Akhiri Misi Pemadaman Karhutla di Kalimantan

POPULARITAS.COM – Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton...

InternasionalNews

Banjir Bangkok Surut, Warga Bersih-bersih Lumpur

POPULARITAS.COM – Warga Thailand mulai membersihkan sisa-sisa material lumpur dan sampah setelah...

News

Bupati Pidie Jaya Minta Kemenko PMK Bantu Pembangunan Sisa Huntap

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi meminta Pemerintah Pusat untuk dapat...

InternasionalNews

Fatima Ezzahra El Mansouri, Perdana Menteri Perempuan Pertama Maroko

POPULARITAS.COM – Sejarah baru tercipta di Maroko. Untuk pertama kalinya, seorang perempuan...