Home News Rektor USK sambut baik pembatalan Perpres izin investasi miras
News

Rektor USK sambut baik pembatalan Perpres izin investasi miras

Share
Penjelasan Rektor USK terkait dengan pembongkaran rumah dinas dosen
Rektor USK, Prof Samsul Rizal
Share

POPULARITAS.COM – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof Samul Rizal, sambut baik langkah Presiden RI Joko Widodo, yang telah membatalkan sejumlah aturan terkait dengan izin investasi pabrik minuman keras dalam Perpres nomor 10 tahun 2021 tentang bidang usaha penanaman modal.

“Saya kira, apa yang dilakukan Pak Jokowi yang mencabut Perpres tersebut sangat arif,” kata Prof Samsul Rizal.

Menurutnya, masukan sejumlah ulama, tokoh di papua, organisasi keagamaan, seperti NU dan Muhamadiyah, menjadi hal yang penting bagi presiden dalam mempertimbangkan keputusan itu.

baca juga : Jokowi Cabut Perpres Izin Investasi Miras

Jika menilik latarbelakang penolakan masyarakat Indonesia, kala Perpres tersebut diterbitkan, tidak hanya umat muslim yang menolak, tapi juga tokoh dan pimpinan di Papua menolak keberadaan aturan tersebut, terang Prof Samsul.

Jika kita umat muslim, dasar penolakan itu tentu berdasarkan keyakinan kita yakni Alquran soal pengharaman miras. Nah, kalau di agama lain, saya kurang mengetahuinya.

Baca juga : Waled NU Apresiasi Jokowi Cabut Perpres Izin Investasi Miras

Tapi, jika ketika sejumlah tokoh Papua menolak Perpres tersebut, tentu kacamata yang digunakan adalah mudharatnya, atau daya rusaknya yang lebih berbahaya kepada masyarakat, ujar Prof Samsul.

Namun begitu, Prof Samsul Rizal optimis bahwa masih banyak sumber-sumber investasi lain yang dapat dilakukan di negeri ini. Dan pemasukan negara tidak terganggu ketika Presiden RI mencabut aturan tersebut.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut Peraturan Presiden (perpres) izin investasi minuman keras (miras) atau minuman beralkohol. Perpres itu tertuang dalam Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang diteken kepala negara pada 2 Februari 2021.

Jokowi membatalkan perpres tersebut setelah mendengar masukan dari beberapa kelompok masyarakat, seperti ulama, MUI, NU, dan organisasi masyarakat (ormas) lainnya.

Laporan : Muhammad Fadhil

Editor    : Hendro Saky

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...

News

Dasco Mengaku Baru Dengar Kejagung Geledah Kantor BGN

POPULARITAS.COM – Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco...