Saatnya memberi untuk ibu pertiwi

POPULARITAS.COM – Relawan Komunitas Kolaborasi peringati HUT Kemerdekaan RI ke-77 dengan cara yang berbeda. Sejak 1-16 Agustus 2022, kelompok itu bacakan teks Proklamasi di 50 titik di Jakarta.

Sonny Muhammad selaku Ketua Komunitas Kolaborasi mengatakan, memilih kegiatan pembacaan teks proklamasi bukan tanpa sebab. Ia menegaskan, peristiwa pembacaan proklamasi merupakan momentum penting yang jadi dasar terjadinya kemerdekaan.

Pembacaan Proklamasi yang dilakukan di Jakarta 77 tahun silam, telah mendorong daerah lain di Indonesia untuk pertahankan kemedekaan yang sudah di raih. Contohnya peristiwa 10 November 1945 di Surabaya, kemudian Bandung Lautan Api pada 23 Maret 1946.

“Peristiwa pembacaan teks Proklamasi itu peristiwa penting dan bersejarah,” tukasnya.

Lewat kegiatan itu, Komunitas Kolaborasi libatkan banyak pihak, diantaranya The Jack Mania, dan juga figur publik di tanah air, seperti, artis kawakan Inggrid Widjanarko, artis senior Teater Koma Ratna Riantiarno, penyanyi senior Trie Utami, pengacara senior Hotman Paris Hutapea, dan Ketua Umum JMSI (Jaringan Media Siber Indonesia) Teguh Santosa. 

Kesemua pihak sepakat, momentum peringatan kemerdekaan RI ke-77 yang dilakukan pihaknya adalah “saatnya memberi untuk ibu pertiwi.”

Banyak momen-momen haru, lucu, dan bahkan patriotik saat pihaknya selenggarakan kegiatan itu di Jakarta. Diantaranya hal yang dialami oleh The Jack Mania.

Suporter fanatik Persiraja yang merupakan bagian dari Relawan Komunitas Kolaborasi itu, bertugas membaca teks proklamasi di 50 titik jalan utama di Jakarta. Nah, sambungnya, hal tersebut dilakukan setiap hari, yakni pada pukul 07.00-08.00 dan 16.00-17.00 WIB.

Bagi The Jack Mania, Sambung Sonny Muhammad, membaca tek Proklamasi adalah hal yang pertama kali mereka lakukan di Jakarta, ataupun daerah lain di Indonesia. Mereka jadi merasa sangat terhormat.

Efek positif dari kegiatan itu, banyak mengubah kebiasaan relawan The Jack Mania, kata Febrianto, selaku kordinator organisasi itu. Biasanya itu, anak-anak The Jack Mania jarang mandi, dan pakaian lusuh. Namun saat membacakan teks proklamasi, mereka pakai baju rapi, wangi, dan penampilan lebih keren.

Ada juga, anggota The Jack Mania yang punya kebiasaan minum beralkohol, tapi demi menghormati kegiatan itu, dan membacakan teks proklamasi, yang bersangkutan tinggalkan kebiasannya.

Efek positif lainnya dirasakan oleh Irlan. Kordinator Relawan Komunitas Kolaborasi Jakarta Selatan itu, merasakan perasaan mengharu biru saat bacakan teks proklamasi. Ia bahkan ikut serta mengajak anaknya dalam acara itu.

Sonny Muhmmad menegaskan, acaranya yang digelar pihaknya itu, terbukti mampu bangkitkan semangat nasionalisme semua pihak yang terlibat.

Dukungan dari elemen lainnya berkontribusi dalam acara itu datang dari Walikota Jakarta Utara, Ali Maulana. Dia bahkan turun langsung ke lapangan, dan mengkordinir para camat, lurah, dan ajak polisi, dishub, sapol PP dan Karang taruna untuk sukseskan acara itu.

Pada kesempatan terakhir, Sonny Muhammad ingatkan bahwa, teks Proklamasi bukan sekedar bacaan atau tulisan semata. Namun hal itu adalah cita-cita yang ingin diraih seluruh bangsa Indonesia.

Cita-cita berupa kemerdekaan dari rasa takut, keterbelakangan, kemiskinan, dan ketergantungan dari negara lain. Untuk itu, Komunitas Kolaborasi ajak pemimpin bangsa ini, dan seluruh Rakyat Indonesia, untuk bersama-sama kembalikan cita-cita kemerdekaan. Dirgahayu bangsaku ke-77.

 

Editor : Hendro Saky

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.